1

Peduli Sampah, Polda Sultra Sambangi TPA Puuwatu

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyambangi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu Kota Kendari, Kamis (21/02/19).

Hal itu dilakukan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra Brigjen Pol Iriyanto, S.I.K bersama personel Polda Sultra sebagai salah satu wujud kepedulian institusi kepolisian terhadap kebersihan lingkungan yang diharapkan dapat menggugah kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya hidup sehat seperti tema yang disematkan dalam peringatan hari Sampah 2019 ini yaitu “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai”.

1

Peringatan hari peduli sampah secara rutin dilaksanakn pada tanggal 21 Februari sejak tahun 2006 lalu dengan motivasi utama untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya hidup bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah.

BACA JUGA :  Maulana Ali Serap Aspirasi Warga Mandonga, Fokus Banjir dan Infrastruktur Jalan

Selain itu, peringatan hari sampah juga diharapkan bisa mendorong budaya bersih dan produktif di tengah masyarakat serta meningkatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat luas dalam pengelolaan sampah dan juga membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam pengelolaan sampah dengan cara yang kreatif dan tentunya baik tanpa menimbulkan dampak kerusakan lingkungan.

Permasalahan pengelolaan sampah masih terus dirasakan oleh masyarakat sampai saat ni. Baik di perkotaan maupun di pedesaan masyarakay masih saja membuang sampah di sungai yang nantinya akan berujung ke laut.

BACA JUGA :  Ratusan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke 79 Bersama Polda Sultra

Kapolda Sultra, Brigjen Pol Iriyanto, S.I.K mengatakan, pengelolaan sampah di Indonesia seyogyanya dilakukan oleh seluruh masyarakat.

Pada tahun 2015 potensi sampah plastik yang ada di lautan Indonesia mencapai 187,2 ton per tahun hingga Indonesia dinyatakan menjadi negara penyumbang sampah di lautan terbesar kedua di dunia setelah Cina.

“Untuk itulah pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir dengan melibatkan semua komponen pemerintah dan masyarakat,” kata Kapolda.

Kapolda juga mengaharapkan agar kebersihan diimplementasikan kedalam kehidupan dan aktivitas sehari-hari , baik dilingkungan tempat tinggal hingga lingkungan kerja.

1
1