Kendari, Radarsultra.co.id – Lima orang remaja terjaring razia dan satu unit sepeda motor tanpa pemilik diamankan dalam operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga, di Kecamatan Mandonga dan Puuwatu pada tiga lokasi berbeda, Sabtu (12/8/2017) malam.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandonga, AKP Haris Akhmad Basuki yang memimpin operasi pekat tersebut mengungkapkan, lokasi sasaran operasi pekat pada area yang diduga dapat menimbulkan terjadinya tindak pidana narkoba, miras, ataupun pornoaksi.
“Polsek Mandonga mengamankan beberapa anak-anak usia remaja yang kami amankan dari sebuah lokasi yang patut diduga dapat memunculkan sebuah tindak pidana apakah itu narkoba, miras, ataupun pornoaksi, kemudian pada saat di TKP pertama seperti yang rekan rekan ikuti juga, ditemukan tiga anak usia remaja dalam tempat yang sangat gelap yang dimungkinkan terjadinya hal-hal yang cenderung terjadinya tindakan pidana,” ujar AKP Haris.
Polisi mengamankan tiga orang remaja di samping kantor Walikota Kendari sedang berada di dalam sebuah bangunan kosong yang sangat gelap. Sementara remaja lainnya diamankan dari toko penjual Miras di Jalan Poros Wayong yang diduga pada saat itu sedang membeli miras jenis Jenefer dan Beer Anker.
Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan seorang remaja yang sedang asyik nongkrong di pelataran MTQ Kendari pada pukul 23.30 WITA. Ketika diperiksa, remaja tersebut tidak mampu menunjukkan kartu identitas ataupun SIM, sementara kendaraan roda dua jenis Yamaha Fino yang dimilikinya tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan.
Lebih lanjut, Ditempat yang sama juga berhasil diamankan sebuah sepeda motor jenis Honda Revo Fit yang ditinggal pemiliknya saat pihak polsek mandonga melakukan razia.
Ketika dilakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) pihak kepolisian berhasil menemukan tanda-tanda yang mencurigakan dari kondisi fisik kendaraan roda dua tersebut hingga akhirnya pihaknya memutuskan untuk mengamankan sepeda motor tersebut.
“Di tempat keramaian pusat kota Kendari yaitu di tugu religi diamankan satu unit motor yang ditinggal kabur oleh pemilik ataupun pengguna yang saat ini masih kami lakukan pengembangan apakah ada kaitan dengan kasus curanmor yang akhir-akhir ini marak terjadi di kota Kendari,” ungkap AKP Haris.
Menindak lanjuti hasil operasi pekat tersebut, pihak Polsek Mandonga akan melakukan pembinaan dan pemeriksaan terhadap kelima remaja yang telah diamankan dan juga penyelidikan lebih lanjut terhadap pemilik satu unit kendaraan roda dua tersebut.
“Hal pertama yang akan kita lakukan tetap kita akan panggil orang tua ataupun wali ataupun perwakilan keluarga untuk mengetahui ada anggota keluarganya yang diamankan dan kedepan akan kita lakukan pembinaan tapi tetap kita akan kita mintai keterangan sejauh apa peran serta keberadaan tiga anak remaja tadi di tempat yang kita datangi yaitu di depan kantor Walikota,” ujarnya.
Untuk diketahui, operasi pekat yang dilakukan Polsek Mandonga tersebut adalah giat rutin yang dilakukan oleh pihak kepolisian guna mendukung kegiatan Operasi Pekat Anoa 2017 Polda Sultra dengan sasaran yang paling utama adalah judi, miras, sajam, maupun kejahatan lainnya seperti jambret, pemukulan maupun balap liar.(b)






