Kendari, Radarsultra.co.id – Armada truk pengangkut sampah perlu dilakukan penambahan dan peremajaan guna mengimbangi kebutuhan pengangkutan sampah buangan masyarakat. Usaha sudah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk mengurangi volume buangan dan pengelolaannya di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu Kota Kendari.
Wali Kota Kendari Sulkarnain mengatakan, untuk penambahan dan peremajaan armada pengangkut sampah yang usianya sudah cukup tua, ada yang 10 tahun bahkan 15 tahun perlu adanya perhatian dari pemerintah.
“Kita sedang merencanakan untuk menganggarkan peremajaannya tahun depan. Karena, seluruh peralatan kita mengalami kerusakan. Tapi, kerusakan itu sudah kita tangani, meskipun sifatnya hanya sementara,” ungkap Sulkarnain, Rabu (10/4/2019).
Sulkarnain juga berharap, bahwa dalam kurun waktu satu sampai dua hari ke depan sampah buangan masyarakat yang menumpuk di TPAS puwatu bisa teratasi lagi, sehingga tidak mengeluarkan bau.
“Karena jika itu tidak kita tangani dengan segera maka akan membuat kita merugi. Karena, gas metana jadi lepas,” katanya.
Tapi, katanya, semua ini sudah ditangani, cuman memang belum semuanya baik. Karena, dari tiga peralatan yang ada, tersisa hanya satu yang sedang dalam proses perbaikan.
“Saya pantau terus perkembangannya. Hal itu saya lakukan agar pengelolaan sampah di TPAS Puwatu dapat berjalan dengan baik, sehingga gas metana dapat dikelola dengan baik,” jelasnya.






