1

Saat Jalan Rusak, Abu Langit Pilih Bertindak

*Abu Langit Official memperbaiki jalan berlubang di Kendari dengan dana pribadi dan dukungan masyarakat.
1

Kendari, Radarsultra.co – Aksi nyata lahir dari sebuah gagasan yang lama tersimpan di benak komunitas Abu Langit Official. Berangkat dari kepedulian, mereka turun langsung menambal lubang-lubang jalan di Kota Kendari yang selama ini kerap membahayakan pengguna jalan.

Gagasan tersebut, menurut Leader Abu Langit Official, Harun Andi, bukan hal baru. Ia mengaku ide itu sudah lama ada, namun kerap terhenti karena kendala teknis dalam penerapannya di lapangan.

1

“Gagasan ini sebenarnya sudah sekian tahun muncul, tapi berhenti sekadar gagasan karena tidak bertemu habitat yang pas. Saya sempat berpikir pakai semen, tapi kalau dilewati kendaraan harus nunggu kering dulu. Lalu kepikiran pakai plastik, tapi terkendala skill dan teknologi,” ujarnya.

Berbagai opsi sempat dipertimbangkan, namun belum ada yang benar-benar efektif. Hingga akhirnya, pada 26 Maret, Harun bertemu dengan rekan-rekan yang memiliki keahlian teknis dan visi yang sama. Dari pertemuan tersebut, mereka sepakat menggunakan aspal sebagai solusi yang dinilai paling memungkinkan untuk diterapkan.

BACA JUGA :  Raih WTP Enam Kali, Pemkot Kendari Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan

Tanpa menunggu bantuan pihak lain, komunitas ini bergerak secara mandiri. Mereka mengumpulkan tabungan pribadi untuk membeli perlengkapan, mulai dari mesin stamper hingga perlengkapan keselamatan kerja.

“Kami kumpulkan tabungan, beli alat sendiri supaya pekerjaan bisa lebih profesional dan aman,” jelas Harun.

Langkah tersebut dilatarbelakangi kondisi di lapangan, di mana jalan berlubang kerap menjadi penyebab kecelakaan. Hal ini mendorong mereka untuk tidak hanya mengeluh, tetapi juga bertindak.

“Ini bermula dari kesadaran teman-teman. Kami melihat ada beberapa kasus kecelakaan akibat jalan berlubang. Itu yang jadi motivasi utama kami. Kita sering bilang negara harus hadir, tapi kita juga harus hadir,” tegasnya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Bumi 2025, PT GKP Tanam Ribuan Pohon di Lahan Pascatambang

Sebelum melakukan penambalan, tim terlebih dahulu melakukan survei untuk menentukan titik prioritas berdasarkan laporan masyarakat.

Hingga kini, sebanyak 33 titik jalan berlubang telah ditangani di sejumlah lokasi, seperti jalur By Pass, sekitar SD 08 Kendari, Jalan Wayong, hingga Jalan Terong. Dalam proses tersebut, total penggunaan aspal mencapai hampir 2 ton.

Seluruh aksi dilakukan secara gratis dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengusaha aspal yang turut membantu setelah melihat langsung aksi komunitas tersebut.

Ke depan, Abu Langit Official tidak menetapkan target jumlah tertentu, namun berkomitmen terus menyisir jalan-jalan yang membutuhkan perbaikan, termasuk kawasan Jalan Panglima Polim.

Harun berharap langkah ini dapat menginspirasi masyarakat untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dalam menjaga keselamatan bersama di jalan.

1
1