Kendari, Radarsultra.co.id – Luas panen padi sawah di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami pertumbuhan 7,28 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra menujukkan luas panen hingga Agutus 2018 111.904 hektar sedangkan periode Agustus 2017 lalu hanya 104.306 hektar.
Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Sultra Toto Haryanto Silitonga menjelaskan, melalui data yang dirilis BPS, ada beberapa daerah yang mengalami peningkatan dan ada pula yang mengalami penurunan. Daerah yang meningkat adalah Konawe dari 37 ribu hektar Agutus 2017 menjadi 39 ribu hektar Agutus 2018 atau meningkat 3,48 persen.
”Kolaka meningkat 15,64 persen dari 11 ribu hektar menjadi 13 ribu hektar, kemudian Kolaka Timur (Koltim) meningkat 31,93 persen dari 11 ribu hektar menjadi 15 ribu hektar. Konawe Utara (Konut) meningkat 55,59 persen dari 1.408 hektar menjadi 2.190 hektar,” kata Toto, Kamis (9/11/2018).
Kota Kendari meningkat 12,76 persen dari 681 hektar menjadi 767 hektar. Muna Barat (Mubar) 2,86 persen dari 640 hektar menjadi 659 hektar. Konawe Kepulauan (Konkep) 181 persen dari 98 hektar menjadi 276 hektar. Buton Utara (Butur) 9,38 persen dari 1.095 hektar menjadi 1.198 hektar.
Kolaka Utara (Kolut) meningkat 25,04 persen dari 2.008 hektar menjadi 2.511 hektar, Muna naik 13,67 persen dari 541 hektar menjadi 614 hektar dan Buton baik 6,94 persen dari 972 hektar menjadi 1.039 hektar.
Sementara daerah yang menurun luas panennya adalah Kota Baubau turun 10,22 persen dari 1.168 hektar menjadi 1.048 hektar. Bombana turun 3,79 persen dari 14.831 hektar menjadi 14.270 hektar dan Konawe Selatan (Konsel) 1,92 persen dari 19.932 hektar menjadi 19.550 hektar.
Selain luas panen yang tumbuh, produksi padi sawah juga mengalami peningkatan. Dimana pertumbuhan produksi padi sawah periode Januari hingga Agustus 2018 dibandingkan produksi periode sebelumnya dibulan yang sama atau Januari- Agustus 2017 lalu mengalami peningkatan 5,34 persen.
Realisasi pada periode Januari-Agustus 2018 luas panen mencapai 111.904 hektar dengan provitas 40 kuital perhektar dan total produksi 449.859 ton. Sedangkan periode Januari-Agustus 2017 total produksi 427.043 ton dengan provitas 41 kuintal per hektar, sementara luas panen 104.306 hektar.
Laporan: Robiah Adawiah






