1

PAD Distanak Sultra 2018 Rp800 Juta

Radarsultra.co.id
Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Asnawati
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra memproyeksikan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2018 mencapai Rp 800 juta. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Distanak Sultra Asnawati.

“Insyaallah tercapai untuk tahun ini (2018),” ungkapnya melalui telepon seluler, Sabtu (8/9/2018).

1

Sejumlah sektor yang menjadi andalan Distanak untuk meraup PAD, diantaranya berasal dari retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi penjualan produksi usaha daerah, dan retribusi sewa rumah dinas.

BACA JUGA :  Dikunjungi Deputi Sekjen PBB, Polri Paparkan Pengamanan dan Penanganan Bencana 91 Command Center Bali

“Dari jasa lab dan tenaga pemeriksa lapangan Rp 30 juta, Lab Keswan Rp 5 juta, penjualan usaha aneka tanaman Rp 700 juta, penjualan usaha aneka ternak Rp 50 juta, retribusi sewa rumah dinas Rp15 juta, jadi totalnya Rp 800 juta,” jelasnya.

Ia menjelaskan, saat ini upaya untuk meningkatkan PAD diberikan kepada enam unit pelaksana teknis dinas (UPTD) yang dimiliki Distanak Sultra, diantaranya:

  1. Balai Pengembangan Benih Tanaman Pangan (BPBTP)
  2. Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan (BPSBTP)
  3. Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)
  4. Balai Perbibitan dan Pakan Ternak (BPPT)
  5. Balai Pelayanan Keswan, Kesmavet dan Laboratorium Keswan
  6. Balai Proteksi Tanaman Pangan (BPTP)
BACA JUGA :  PAD Layanan Keswan Lampaui Target

Laporan: Benny Laponangi

1
1