1

Lanjutkan Misi Dagang, Kadin Sultra Kirim 24 Ton Jangung Pipil ke Jatim

Ketgam: Pengiriman 24 ton Jangung Pipil hasil pertanian Sultra
1

Kendari, Radarsultra.co – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengirim 24 ton Jangung Pipil hasil pertanian lokal ke Jawa Timur (Jatim).

Pengiriman ini merupakan kelanjutan dari MoU misi dagang antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra bersama Kadin Sultra dengan Pemprov Jatim bersama Kadin Jatim.

1

Wakil Ketua Umum Kadin Sultra Bidang Pasar Modal, Sastra Alamsyah mengatakan, pada pengiriman kali ini pihaknya bekerja sama dengan CV. Sengkang Duta Komoditi dan juga DPM PTSP Sultra.

“Untuk nominal total pengiriman kali ini mencapai 144 juta Rupiah,” ujarnya saat diwawancara dilokasi pengiriman, Selasa, (21/2/2023).

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Siap Tanggung Biaya Pengobatan Warga Tak Mampu

Sementara itu, Kabid Perencanaan Iklim Promosi Penanaman Modal DPM PTSP Sultra, Askar Karim mengungkapkan, misi dagang ini merupakan bagian dari investasi daerah, terlebih lagi dengan melihat kondisi sumber daya alam di Sultra yang memiliki potensi yang besar sehingga perlu dimanfaatkan dengan maksimal, salah satunya dengan misi dagang yang didukung dari Kadin ini.

“Bagaimanapun ini memberikan dampak domino, istilahnya ketika ini berjalan dengan investasinya bagus, otomatis pendapatan daerah meningkat, inilah yang kita harapkan sebenarnya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kadin Sultra Terima Penghargaan Dari Kemenkumham Sultra Pada Hari Dharma Karya Dhika ke-78

Ditempat yang sama, pimpinan CV. Sengkang Duta Komoditi, H. Kamarudin mengatakan bahwa jangung yang dikirim tersebut diambil dari berbagai daerah pertanian di Sultra.

“Yang paling banyak komoditinya dari kabupaten Muna, Konawe Selatan, Kolaka Timur, dengan Kabupaten Konawe,” jelasnya.

Dirinya juga berharap mendapat fasilitas dari Kadin Sultra agar bisa mendapatkan alat pengering, supaya bisa ekspor sendiri.

“Kalau saya biasa suplay ke pabrik di Surabaya, kebutuhan akan jagung pipil bisa mencapai 2000 ton perhari,” ujar Kamarudin.

1
1