Kendari, Radarsultra.co.id – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan Inspeksi Dadakan (Sidak) dibeberapa pusat perbelanjaan seperti pasar dan supermarket di Kota Kendari, Jumat, (9/6).
Sidak yang juga bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra tersebut bertujuan untuk memantau kondisi harga sembako dan juga stok komoditas pasar di bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1438H.

Sekretaris Daerah Prov. Sultra yang juga Ketua TPID, Lukman Abunawas mengatakan, sejauh ini pemantauan yang dilakukan terhadap harga-harga mengalami kenaikan seperti halnya harga pada sayur-sayuran dipasaran namun kenaikannya tersebut dinilai masih dalam taraf wajar.
“Kenaikan harga tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca yang hujan terus menerus sehingga kondisi panen ikut tergangu dibeberapa daerah produksi sayur” ujarnya saat ditemui dilokasi sidak Pasar Korem.
Sementara untuk supermarket sendiri, TPID melakukan sidak di Hypermart Lippo Plaza Kendari dan melakukan pemantauan terhadap produk sembako seperti gula pasir, minyak goreng dan daging beku serta menilai kondisi harganya apakah masih sesuai dengan ketentuan dari Kementrian Perdagangan yaitu Rp. 11 ribu/kg untuk minyak goreng dengan harga enceran tertinggi, Rp. 80 ribu/kg untuk daging dan Rp. 12.500/kg untuk gula pasir.
“Sejauh ini harga masih sesuai, dan produk lainnya juga tidak adanya ditemukan produk yang kadarluarsa” ungkap Ketua TIPD sultra Lukman Abunawas.(C)






