1

Hugua: Buruh Adalah Aset Negara

1

Kendari, Radarsultra.co.id – “Buruh adalah aset negara”, Itulah yang dikatakan oleh Ketua Asosiasi Sail Wisata Indonesia, Ir. Hugua untuk saat memperingati hari buruh (May day) yang tepatnya jatuh pada tanggal 1 Mei 2018 kemarin.

Ir. Hugua berpandangan bahwa posisi buruh menentukan efektifitas dan efisiensi proses produksi dan perdagangan barang dan jasa di tanah air. Hal itulah yang menjadikan peran buruh sangat strategis dalam perdagangan dalam dan luar negeri .

1

“Untuk itu maka pemerintah sangat wajib memperhatikan hak dan kewajiban buruh demi kemajuan bangsa,” kata Hugua, Rabu, (2/5/2018).

Lanjut Hugua, pemerintah bersama perusahaan wajib memperhatikan Hak-hak buruh di dalam perusahaan tempatnya bekerja, contohnya seperti status buruh di perusahaan apakah pegawai tetap, harian, atau pegawai kontrak.

Disamping itu juga, hal yang sangat penting adalah jumlah Upah Regional Minimum (UMR) yang diterapkan oleh perusahaan harus sudah mengacu pada sistim UMR penggajian yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

BACA JUGA :  Peringati HUT ke-50, IAIN Kendari akan Gelar Konferensi Internasional

“Hal ini harus menjadi atensi pemda karena hal ini berkaitan dengan kebutuhan dasar pokok seperti sandang, pangan dan papan serta pendidikan dan kesehatan. Itu hal-hal yang sangat mendasar pada buruh yang mutlak menjadi atensi pemerintah,” tegasnya.

Hugua mengakui bahwa dengan adanya e-commerce akan mempengaruhi pola dan nature bisnis dan otomatis akan mengurangi jumlah buruh, namun Hugua yang juga ketua PHRI Sulawesi Tenggara (Sultra) ini tetap optimis bahwa dalam 5 tahun ke depan sistim bisnis konvensional masih akan mendominasi bisnis hulu dan hilir negara-negara di dunia sehingga eksistensi buruh masih tetap signifikans.

“Tetapi kedepan mestinya pemerintah mengarahkan program dan kebijakan pemberdayaan buruh dimana buruh dikonversi menjadi pelaku utama e- Commerce. Hal ini pasti bisa dengan sistem pelatihan dan proses memampukan lainya,” ucapnya.

BACA JUGA :  Dinkes Kota Kendari Luncurkan Program Gemari

“Di Jepang dan Thailand para petani dan pelaku industri kreatif berbasis rumahan sudah dapat melakukan e- commerce antar negara hanya dengan bermodalkan android dan ini lebih sederhana asal pemerintah memberi atensi tinggi,” lanjutnya.

Ir. Hugua yang juga sebagai Calon Wakil Gubernur Sultra dari pasangan Cagub Sultra nomor urut 2 (Dua), Asrun – Hugua (Berkah) juga mengatakan, jika pasangan Asrun – Hugua terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra maka akan memperhatikan nasib buruh dengan memantapkan eksistensi buruh dalam perusahaan dan membela hak-hak buruh dalam kesejahteraan keluarganya dan meningkatkan kapasitas buruh sehingga posisinya setara dengan profesi lainya. (B)

1
1