1

Gubernur Sultra Luncurkan Desa Ketahanan Pangan di Konawe Selatan

Gubernur Sultra Luncurkan Desa Ketahanan Pangan di Konawe Selatan
1

Konawe Selatan, Radarsultra.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), meresmikan peluncuran Desa Ketahanan Pangan di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat (14/6/2025).

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun kemandirian pangan dari desa.

1

Acara peresmian dihadiri jajaran Forkopimda Sultra, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, serta pimpinan OPD provinsi dan kabupaten.

Ketua TP PKK Sultra, Ny. Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka, juga turut hadir.

ASR menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi upaya Sultra dalam mewujudkan kemandirian pangan.

BACA JUGA :  Sambut Idul Adha 1446 H, PT. GKP Bagikan 21 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Lingkar Tambang di Wawonii

Ia menilai desa memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan ketahanan pangan nasional.

“Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada kita di Sultra yang dinilai memiliki kemandirian pangan. Kemandirian pangan menjamin stabilitas sosial,” kata ASR, Jumat, (14/6/2025).

Ia juga mengajak seluruh perangkat desa, BumDes, dan Koperasi Merah Putih untuk berkolaborasi.

“Jajaran perangkat desa, BumDes dan Koperasi Merah Putih dituntut berkolaborasi untuk mewujudkan kemandirian pangan mulai dari desa,” ujarnya disambut tepuk tangan.

Dalam kesempatan itu, ASR juga melakukan panen dan penanaman sayuran, serta meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Ar-Rohman di Desa Alebo.

BACA JUGA :  Ridwan Bae: Komisi V DPR RI Akan Tinjau Pelosika

Kepala BPMD Sultra, Dr. I Gede Panca, menjelaskan bahwa peluncuran ini merupakan hasil pemetaan potensi desa dan identifikasi unit usaha BumDes di Sultra.

“Peluncuran Desa Ketahanan Pangan di Desa Alebo adalah implementasi strategi membangun ketahanan pangan dari desa,” jelasnya.

Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menyebut 336 desa di wilayahnya memiliki sumber daya alam yang potensial untuk mendukung swasembada pangan.

“Masyarakat Indonesia, masyarakat Konawe Selatan berdomisili di desa, maka sudah tepat kalau membangun kemandirian pangan dari desa,” katanya.**

1
1