Kendari, Radarsultra.co — Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Tenggara resmi membuka tahapan pendaftaran calon ketua mulai 21 hingga 26 Juli 2025.
Pada hari pertama, salah satu kader internal partai, H. Fajar Ishak DG Jaya, S.E., M.H., secara resmi mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Panitia Musda Hanura di kawasan Citraland, Kendari.
Ketua Panitia Pelaksana Musda IV Hanura, Ahmad Muhaimin, menjelaskan bahwa proses pendaftaran merupakan hasil kesepakatan bersama antara DPD Partai Hanura Sultra dan seluruh panitia yang telah terbentuk sebelumnya.
“Pelaksanaan pendaftaran itu tanggal 21 Juli sampai 26 Juli 2025. Formulir sudah bisa diambil dan dikembalikan setelah dilengkapi. Nantinya, formulir tersebut akan kami kirimkan ke DPP untuk ditindaklanjuti,” ungkap Muhaimin, Senin (21/7/2025).
Ia juga menambahkan bahwa panitia membuka peluang bagi kader internal maupun tokoh eksternal yang ingin mencalonkan diri.
Salah satu tokoh yang menunjukkan keseriusannya adalah H. Fajar Ishak Dg Jaya, S.E., M.H., yang menjadi pendaftar pertama dengan mengambil formulir di Sekretariat DPD Hanura Sultra yang berlokasi di kawasan Citraland Kendari, Senin (21/7/2025) sekitar pukul 10.00 Wita.
Fajar Ishak yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dari Fraksi Hanura, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon ketua dan berkomitmen penuh membesarkan partai selama lima tahun ke depan.
“Saya berani datang mendaftar ini karena saya memiliki keyakinan kuat bahwa saya ingin membesarkan partai ini lima tahun ke depan. Saya sudah siap mewakafkan diri saya lahir batin demi membesarkan Partai Hanura,” tegas Fajar saat ditemui di lokasi pendaftaran.
Ia juga menekankan bahwa dirinya telah memenuhi seluruh syarat administrasi dan tidak memiliki rekam jejak buruk selama menjadi kader Hanura.
“Saya merasa selama saya ber-Hanura, tidak punya masalah apa-apa dalam menjalankan tugas sebagai anggota dewan. Komitmen saya terhadap masyarakat selama ini bisa dilihat dari berbagai aksi nyata di lapangan,” tambahnya.
Fajar menegaskan bahwa Hanura membutuhkan sosok kader internal yang berpengalaman dan memahami kebutuhan masyarakat. Dengan pengalamannya di parlemen, ia yakin mampu membawa Hanura menjadi partai yang lebih besar dan relevan di tengah masyarakat.**






