Kendari, Radarsultra.co – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus menggencarkan edukasi keselamatan berkendara dengan menyasar pelajar melalui kegiatan safety riding yang digelar bagi 65 siswa SMKN 1 Kendari pada Jumat, (23/01/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Honda dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia muda.
Edukasi safety riding tersebut dipandu oleh Rahmad Alzadiman selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel untuk wilayah Sulawesi Tenggara. Dalam kegiatan ini, para siswa tidak hanya dibekali teknik dasar berkendara aman, tetapi juga pemahaman mengenai sikap dan tanggung jawab sebagai pengguna jalan.
Pada sesi pemaparan materi, Rahmad menjelaskan sejumlah faktor yang kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas, mulai dari kurangnya fokus, kondisi fisik yang tidak prima, hingga kebiasaan melanggar aturan berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga oleh tingkat kesadaran dan kedisiplinan pengendara di jalan raya.
Selain itu, penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap dan sesuai standar keselamatan turut menjadi perhatian utama dalam edukasi ini. Helm standar, jaket, sarung tangan, sepatu, hingga celana panjang disampaikan sebagai perlindungan dasar yang wajib digunakan oleh setiap pengendara, terutama bagi pelajar yang memiliki mobilitas tinggi dalam aktivitas sehari-hari.
Rahmad menyampaikan bahwa edukasi keselamatan berkendara di lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan positif sejak dini.
“Pelajar merupakan calon pengendara aktif di masa depan. Jika sejak sekarang sudah dibekali pemahaman keselamatan berkendara yang benar, harapannya mereka bisa lebih siap, lebih peduli, dan mampu melindungi diri sendiri maupun orang lain di jalan,” ujar Rahmad.
Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel untuk wilayah Sulawesi Tenggara dan Ambon, Erick Winardi Kusumo, menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menyebarkan pesan keselamatan berkendara secara merata di seluruh wilayah operasionalnya.
“Kami tidak ingin edukasi safety riding hanya terpusat di satu wilayah saja. Asmo Sulsel berkomitmen untuk terus hadir di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, hingga Ambon, agar pesan keselamatan berkendara dapat diterima secara luas dan konsisten,” jelas Erick.
Antusiasme siswa SMKN 1 Kendari terlihat dari keaktifan peserta selama sesi berlangsung dengan berbagai pertanyaan yang diajukan seputar keselamatan berkendara. Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing sekaligus menyebarkan semangat Cari Aman dalam setiap aktivitas berkendara.






