Kendari, Radarsultra.co.id – Dua kota di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan jatah program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI).

Kedua kota tersebut yaitu Kota Kendari dan Kota Baubau dengan total penerima yaitu sebanyak 15.519 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terbagi menjadi 8.782 KPM untuk Kota Kendari dan 6.737 KPM untuk Kota Baubau.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sultra, Minot Purwahono mengatakan, mekanisme penyalurannya melalui data KPM Kemensos RI yang dimasukkan langsung ke perbankan dengan proses by name, by address dan perbankan akan mengeluarkan kartu yang bisa digunakan KPM untuk bertransaksi di Elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (E-Warong KUBE PKH).
“Untuk di Sultra, perbankan yang berperan dalam program BPNT ini adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI) dan jatah yang diberikan untuk tiap KPM itu sebanyak Rp 110 ribu rupiah tiap bulannya” ujarnya dalam diskusi bersama Dinas Sosial dan Media, Selasa, (30/1).
Ditempat yang sama, Koordinator PKH Kota Kendari, Jasman mengatakan, kartu yang dimiliki KPM nantinya hanya bisa digunakan untuk belanja sembako di E-warong KUBE PKH yang sudah tersebar di beberapa titik di Kota Kendari dan juga di Kota Baubau.
“Di Kendari sudah ada 13 E-warong yang tersebar dan sudah beroperasi dan di Kota Baubau ada 12 E-warong” ujarnya.
Untuk diketahui, BPNT adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di E-Warong KUBE PKH / pedagang bahan pangan yang bekerjasama dengan Himpunan Bank Negara (HIMBARA) yaitu BTN, BRI, BNI dan Bank Mandiri yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu. (B)






