1

DS Sendal Kulit Produksi Lokal di Kendari

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah mengembangkan produksi kerajinan kulit di Sulawesi Tenggara khususnya di Kota Kendari sejak 5 tahun silam.

Dalam acara Halo Sultra yang digelar pada Minggu malam (23/04/17), di dalam standnya, Disperindag Sultra memajang hasil kerajinan kulit berupa sepatu dan sendal produksi Kota Kendari.

1

Owner sekaligus yang memproduksi kerajinan Kulit tersebut, Dimas mengatakan bahwa produk kerajinan kulit yang diproduksinya mulai tahun 2012 adalah produksi kerajinan kulit pertama dan satu-satunya di Kota Kendari dan memiliki kualitas yang setara dengan produk-produk kenamaan lainnya di Indonesia.

“Produksi sepatu ini sudah kami mulai sejak tahun 2012 lalu dan ini adalah produksi pertama dan satu- satunya di Kendari, kemudian untuk bersaingnya kami bisa bersaing dengan produk lain dan bisa dites langsung kualitasnya dengan produk-produk dari daerah- daerah lainnya,” kata Dimas, Minggu (24/04/17).

BACA JUGA :  BI Sultra Sosialisasikan Ketentuan Terbaru Penggunaan Bilyet Giro

Bukan hanya sepatu dan sendal, kerajinan kulit yang diproduksi di Anduonohu, Jalan MT Haryono, lorong Sela tersebut juga memproduksi Tas dan Ikat pinggang dengan bahan dasar kulit asli yang diberi merk DS oleh  owner yang diambil dari nama si Owner tersebut yakni Dimas atau DS.

Dalam menjalankan usahanya, Dimas mengaku masih banyak mendapat kendala, utamanya pada modal , surat izin produksi dan minat masyarakat Kota Kendari yang masih kurang tertarik dengan produk asli Kota Kendari tersebut,  sehingga omset yang diperoleh dari produksi sepatu dan kerajinan kulit lainnya tersebut hanya berkisar Rp 10 juta hingga Rp 20 juta pertahun.

“Kami terkendala  di modal dan surat izin produksi, selain itu kalau di Kendari, masyarakat  lebih tertarik sama sepatu RB dibanding sepatu kaya beginian karena sepatu RB harganya lebih murah tetapi kualitasnya belum tentu sama dengan produk kami,” ungkap Dimas.

BACA JUGA :  Resmi Dibuka, Kedai Ratu Alam Boulevard Kendari Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Kuliner

Kepala bidang Industri kecil menengah, Rusdin mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya mengembangkan Industri kerajinan kulit tersebut dengan memperkenalkan produk asli produksi Putra daerah Sultra tersebut ke seluruh daerah di Sultra.

“Kita sudah mulai melakukan di verifikasi produk, memang sekarang produksinya masih berdasarkan pesanan karena sistimnya Online tapi kita nanti akan mencoba membantu memfasilitasi teman-teman pengrajin kulit ini agar menyebar informasinya ke seluruh kabupaten/ kota karena harus kita akui bahwa pasar lokal kita belum begitu banyak mengenal Prodknya Dimas, olehnya itu kita akan berupaya memperkenalkan ini, makanya di kesempatan kali ini di moment halo sultra kita meperkenalkan ke seluruh masyarakat Sultra bahwa di Sultra ini ada brand kita yang baru namanya brand DS,” kata Rusdin.(C)

1
1