1

BI Terus Perluas Implementasi GNPIP di Berbagai Daerah di Sultra

1

Baubau- Radarsultra.co.id – Sebagai upaya perluasan implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) nasional, pada 18 Oktober 2022 di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaksanakan launching GNPIP Sultra sebagai Road To GNPIP Regional Sulampua. 

Septadijaya dalam launching GNPIP Sultra.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah konkret dan responsif dalam memitigasi potensi risiko gejolak harga pangan di Sultra, Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah bersinergi untuk melaksanakan beberapa quick wins pengendalian inflasi, antara lain yaitu Memperkuat sinergi TIm Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mewujudkan 4K (Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif), selain itu juga konsisten melakukan operasi pasar, pasar murah, dan sidak pasar, juga implementasi Kerjasama Antar Daerah (KAD), kemudian akselerasi realisasi APBD untuk mendukung distribusi komoditas pangan, dan Perluasan Gerakan TABE DI (TAnam caBE kenDalikan Inflasi).

1

Untuk gerakan TABE DI sendiri, dilaksanakan sebagai bentuk implementasi perluasan GNPIP di Sultra yang diwujudkan dengan mendorong budidaya komoditas Cabai secara organik dengan penerapan konsep Urban Farming pada Kelompok Wanita Tani, Kelompok Tani, hingga Pondok Pesantren. Gerakan TABE DI pertama kali dilaksanakan di Kota Kendari pada 22 Agustus 2022 dan telah diperluas ke berbagai daerah lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara, antara lain Kab. Konawe Selatan, Kab. Kolaka Timur, Kab. Konawe Utara, hingga Kab. Bombana.

BACA JUGA :  Maraknya Kasus Pencurian Resahkan Warga Konkep, Polisi dan Kriminolog Angkat Bicara

Kepala Perwakilan BI Sultra, Doni Septadijaya mengatakan, ke depannya implementasi GNPIP di Provinsi Sulawesi Tenggara akan terus bertransformasi menjadi GNPIP 2.0 yang dilengkapi semangat digitalisasi pada berbagai program penanganan inflasi di berbagai daerah di Provinsi Sultra.

Kolaborasi aktif serta sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, dan seluruh Stakeholders terkait akan terus diperkuat untuk mewujudkan stabilitas inflasi pangan yang akhirnya mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat”, ujarnya dalam launching GNPIP Sultra, Selasa, (18/10/2022).

launching GNPIP Sultra.

Untuk diketahui, launching GNPIP Prov. Sultra ini dirangkaikan dengan berbagai kegiatan untuk mendukung stabilitas inflasi daerah, antara lain (a) Pasar Murah di Lapangan Lembah Hijau, (b) Simbolis perluasan implementasi Gerakan TABE DI dan Penyerahan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa pemberian bibit cabe, bawang merah, dan sarana prasarana pendukung produksi komoditas di Kota Baubau dan Kab. Buton Selatan, (c) Seremoni Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antar Daerah (KAD) Komoditas Bawang Merah antara Pemerintah Kota Baubau dengan Pemerintah Kab. Buton Selatan dan Komoditas Telur Ayam antara Pedagang Kota Kendari dengan Produsen Kab. Sidrap, Sulawesi Selatan, (d) Leaders Talk “Sinergi Mencapai Kemandirian dan Ketahanan Pangan Daerah dalam rangka Pengendalian Inflasi” yang menghadirkan Bapak Causa Imam Karana (Kepala KPwBI Prov. Sulawesi Tenggara selaku Koordinator Wilayah SULAMPUA), Bapak Bahtra Banong (Anggota Komite XI DPR RI) dan Bapak Amirul Tamim (Anggota Komite IV DPD RI), serta (e) Showcase Produk UMKM Unggulan Daerah sebagi bentuk dukungan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai salah satu co-host Gernas Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gernas Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI) Provinsi Sulawesi Barat yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2022 mendatang.

1
1