1

Maraknya Kasus Pencurian Resahkan Warga Konkep, Polisi dan Kriminolog Angkat Bicara

Maraknya Kasus Pencurian Resahkan Warga Konkep, Polisi dan Kriminolog Angkat Bicara
1

Konawe Kepulauan, Radarsultra.co – Warga Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara, tengah dilanda keresahan akibat meningkatnya kasus pencurian yang terjadi di berbagai wilayah dalam beberapa pekan terakhir.

Tak hanya rumah warga yang menjadi sasaran, para pelaku kini juga mulai menyasar perkebunan kelapa milik masyarakat setempat.

1

Salah satu warga, Aan, mengungkapkan bahwa pencurian buah kelapa kini semakin sering terjadi dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.

“Lagi banyak sekarang pencuri kelapa di kebun-kebun warga. Mereka resah dengan kejadian itu,” ujar Aan, Jumat (10/10/2025).

Selain di perkebunan, aksi pencurian juga merambah ke kios-kios warga. Peristiwa terbaru terjadi di Desa Bobolio, Kecamatan Wawonii Selatan, di mana sebuah kios milik warga dibobol maling. Dari kejadian itu, tiga slop rokok berhasil digondol pelaku.

BACA JUGA :  Jelang Peresmian Kebun Raya Kendari, Pemkot Mulai Lalukan Pengaspalan Jalan

Aan menambahkan bahwa pelaku pencurian tersebut akhirnya berhasil diamankan oleh warga dan kini telah diserahkan ke pihak berwajib untuk diproses lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan adanya laporan terkait kasus pencurian di wilayah Konkep.

Namun, ia menegaskan bahwa situasi secara umum masih dapat dikendalikan.

“Sejauh ini masih aman saja dan berhasil kita atasi. Hanya ada satu saja yang menonjol kemarin, yang DPO kasus pencabulan juga sudah berhasil kita ungkap,” jelas AKP Welliwanto Malau.

Ia juga menyoroti pentingnya keamanan daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi.

“Kalau daerah itu aman pasti membuka jalan daerah tersebut akan maju. Tapi kalau tidak aman, akan sulit untuk berkembang karena orang takut tidak akan mau masuk berinvestasi sektor apa pun,” ungkap mantan Kapolsek Mandonga itu.

BACA JUGA :  Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, menilai bahwa meningkatnya angka kriminalitas seperti pencurian di daerah-daerah tidak lepas dari faktor ekonomi, khususnya pengangguran dan kurangnya lapangan kerja.

Menurutnya, ketika masyarakat tidak memiliki sumber pendapatan yang stabil, tekanan ekonomi dapat mendorong individu untuk melakukan tindakan melanggar hukum.

“Kalau kesempatan ada dan lingkungan mendorong, hampir pasti perbuatan menyimpang yang serius seperti kejahatan akan terjadi,” ujar Adrianus.

Adrianus menambahkan, pengangguran yang timbul akibat keterbatasan lapangan pekerjaan menjadi penyumbang utama meningkatnya tindak kriminal di berbagai daerah.

Persoalan ekonomi ini, jika tidak segera ditangani, berpotensi memperburuk kondisi sosial dan keamanan masyarakat.***

1
1