1

BI Sosialisasikan Uang TE Baru Kepada Para Tunanetra

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan sosialisai terhadap uang baru Tahun Emisi (TE) 2016 kepada para tunanetra di Kota Kendari, Minggu, (16/7).

Deputi Humas Kantor Perwakilan (KPW) BI Sultra, Dedi Prasetyo mengatakan, Sosialisasi tersebut diadakan di Sekretariat Dewan Pengurus Cabang Persatuan Tunanetra Indonesia (DPC Pertuni) Kota Kendari yang beralamatkan dijalan Konggoasa, Puuwatu Kota Kendari, yang juga dirangkaikan dengan pemberian 20 paket bantuan sembako melalui kegiatan sosial BI.

1

“Sosialisasi ini penting dilakukan mengingat angota pertuni yang merupakan tunanetra dalam kesehariannya banyak bersentuhan dengan uang rupiah” ujarnya dalam rilis kegiatan sosialisasi Uang TE 2016.

BACA JUGA :  Bawaslu Buton Utara Gelar Rapat Koordinasi Penindakan Pelanggaran

Dalam uang rupiah baru TE 2016 terdapat instrumen yang bisa digunakan para tunanetra dalam mengenali nominal dari uang yang mereka miliki berupa kode raba berupa garis arsir yang dalam tiap garis arsir terdapat 2 (dua) garis timbul yang berdekatan dan terletak dibagian pinggir kiri dan kanan uang baru yang berbeda tiap nominalnya.

Kegiatan sosialisasi uang TE 2016 di Sekretariat DPC Pertuni Kota Kendari

Berikut Spesifikasi jenis uang rupiah TE 2016 keluaran BI menurut besaran nominal :

Untuk pecahan Rp.100.000 terdapat 1 garis arsir yang didalamnya terdapat 2 garis timbul yang berdekatan.

Untuk pecahan Rp.50.000 terdapat 2 garis arsir dimana tiap garis arsir terdapat 2 garis timbul yang berdekatan.

BACA JUGA :  Buku Anak CBP Rupiah Perkuat Literasi Keuangan Anak

Untuk pecahan Rp. 20.000 terdapat 3 garis arsir dimana tiap garis arsir terdapat 2 garis timbul yang berdekatan.

Untuk pecahan Rp.10.000 terdapat 4 garis arsir dimana tiap garis arsir terdapat 2 garis timbul yang berdekatan.

Untuk pecahan Rp.5000 ada 5 garis arsir dimana tiap garis arsir terdapat 2 garis timbul yang berdekatan.

Untuk uang Rp.2000 ada 6 garis arsir dimana tiap garis arsir terdapat 2 garis timbul yang berdekatan.

Untuk pecahan Rp.1000 terdapat 7 garis dimana tiap garis arsir terdapat 2 garis timbul yang berdekatan. (B)

1
1