Kendari, Radarsultra.co.id – Menjelang perayaan lebaran Idul Fitri 1440 H, aparat keamanan mulai melakukan pengamanan di wilayah hukumnya masing-masing, begitu juga di Sulawesi Tenggara, untuk mengamankan arus mudik dan puncak perayaan hari raya umat muslim kali ini, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama TNI dan instansi-instansi Pemerintah Daerah (Pemda) mulai bersiap untuk berjaga di tiap titik wilayah yang telah ditentukan.

Sebagai bentuk kesiapan, pada Selasa, 28 Mei 2019 atau min H-8 perayaan lebaran Idul Fitri pasukan gabungan Polda Sultra melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Anoa 2019 di lapangan Safety System Driving Cernter (SSDC) MTQ Kendari.
Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh kurang lebih ribuan pasukan yang tergabung dari Polda Sultra beserta jajaran, Korem 143/HO dan jajaran, Basarnas Kendari, Satpol-PP Sultra, Dishub Sultra, BPBD Sultra, Dinkes Sultra, dan Damkar Kendari.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra, Brigjen Pol. Iriyanto, S.IK di dampingi Komandan Korem (Danrem) 143/HO, Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto yang memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Anoa 2019 kali ini mengatakan, dengan persiapan yang matang, pihaknya memastikan keamanan pemudik dan pelaksanaan lebaran Idul Fitri.
“InshaAllah mudik lebaran tahun 2019 ini kita harapkan aman semua, jadi kita baru saja melaksanakan gelar pasukan dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Anoa 2019, personil peralatan, prosedur InshaAllah kita sudah siapkan,” kata Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Iriyanto yang ditemui usai pelaksanaan apel gelar pasukan, Selasa, (28/05/2019).
Lebih lanjut, Kapolda Sultra mengatakan, salah satu titik fokus operasi ketupat kali ini adalah Kamsebtibcar Lantas (keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) dan masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam berkendara.
“Fokus operasi ketupat ini yang jelas pelayanan, kemudian Kamseltibcar Lantas, kalau di wilayah kita ini kemacetan tidak menjadi hal yang krusial namun keselamatan di jalan yang paling utama, karena jalanan-jalanan sekarang sudah cukup bagus, memang masih ada beberapa ruas jalan yang masih diperbaiki, namun pada umumnya jalanan bagus, justru itu yang harus kita jaga supaya masyarakat itu dalam menggunakan jalan supaya berhati-hati,” lanjut Kapolda.
Ditemui di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Sultra, AKBP. Harry Goldenhardt mengatakan, sebanyak ribuan personil yang terlibat dalam operasi ketupat kali ini akan ditempatkan di 75 pos yang sudah dibangun
“Dari Polda sebanyak 1.254 kemudian kita juga dibantu dari TNI sebanyak 327 juga dari beberapa instansi terkait baik itu dari dishub, Pol PP, Pramuka, Senkom, kemudian juga dari BPBD dan Basarnas. Tentunya kita melihat dari pos yang kita bangun itu ada 75 pos, 51 adalah pos pengamanan , kemudian 13 itu adalah pos pelayanan, dan 11
Adalah pos terpadu,” ungkap Kabid Humas Polda Sultra.
“Tentunya pos pelayanan kita akan tempatkan di titik-titik seperti di pusat perbelanjaan, kemudian di titik-titik yang sudah dievaluasi dan dianalisa itu menjadi rawan kemacetan,” lanjutnya.






