Kendari, Radarsultra.co.id – Sebanyak 371 Kepala Keluarga (KK) disekitaran Kelurahan Wua-Wua Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terkena dampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Kendari minggu kemarin membuat aliran sungai yang ada didaerah tersebut semakin deras sehingga megakibatkan beberapa kawasan terendam banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Suhardin mengatakan, selain dirasakan oleh warga Kelurahan Wua-Wua, dampak banjir tersebut turut dirasakan oleh masyarakat disekitaran kelurahan tersebut.
“Yang terkena dampak banjir itu juga warga perumahan di Kelurahan Anawai tepatnya di depan Polres Kota Kendari juga warga di lorong durian dekat Kantor PLN Kendari dan warga di Kelurahan Anggoeya” jelasnya saat ditemui, Senin, (15/04/2019).
Suhardin menambahkan, selama ini di Kelurahan Anawai tidak pernah terjadi banjir meskipun Kota Kendari diguyur hujan deras namun saat ini wilayah tersebut sudah terkena dampak yang banjir hal tersebut disebabkan karena perilaku masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan.
“Masyarakat sembarang membuang sampahnya yang menyebabkan aliran sungai di wilayah tersebut menyempit sehingga air meluap” tambahnya.
Untuk saat ini, langkah prioritas yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari yaitu dengan melakukan pengerukan di beberapa aliran sungai yang sudah menyempit seperti di Lorong Durian dan ada beberapa aliran sungai yang akan dilebarkan.






