1

1.188 Hektar Lahan Jagung Gagal Panen di Sultra

Radarsultra.co.id
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Seluas 1.188 hektar lahan jagung di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami gagal panen dari Januari-Agustus tahun 2018.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra menunjukkan ada 15 kabupaten/kota yang yang lahan jagungnya gagal panen yakni Buton, Muna, Konawe, Kolaka, Konawe Selatan (Konsel), Bombana, Wakatobi, Kolaka Utara (Kolut), Konawe Utara (Konut), Kolaka Timur (Koltim), Konawe Kepulauan (Konkep), Muna Barat (Mubar), Buton Selatan (Busel), Kota Kendari dan Baubau.

1

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Muhammad Nasir mengatakan, luas lahan puso terbesar ada Konawe sebesar 478 hektar dan luas tanam 1.681 hektar.

BACA JUGA :  Ice Casino 25 Gratis Oder 50 Freispiele Ohne Einzahlung

“Selain itu, Konsel 144 hektar dari 3.566 hektar luas tanamnya, Konut 122 hektar dari luas tanam 495 hektar, Konkep 125 hektar dari luas tanam 126 hektar, Mubar 123 hektar dari 2.713 hektar. Sementara kabupaten lainnya, berada dibawah ratusan hektar,” kata Nasir, Senin (12/11/2018).

Secara umum, luas lahan puso/gagal panen dari komoditi jagung sebanyak 1.188 hektar dari luas tanam 29.037 hektar.

Untuk diketahui, realisasi Januari-Agustus 2018 kabupaten Buton produksi jagungnya mencapai 4.146 ton, Muna 13.154 ton, Konawe 9.312 ton, Kolaka 5.908 ton, Konawe Selatan (Konsel) 18.847 ton, Bombana 3.422 ton.

BACA JUGA :  Agustus 2018, PAD BPBTP Capai Rp 329 Juta Lebih

Wakatobi 165 ton, Kolaka Utara (Kolut) 70.644 ton, Buton Utara (Butur) 1.909 ton, Konawe Utara (Konut) 1.721 ton, Kolaka Timur (Koltim) 9.287 ton, Konawe Kepulaun (Konkep) 383 ton, Muna Barat (Mubar) 17.333 ton.

Buton Tengah (Buteng) 2.979 ton, Buton Selatan (Busel) 2.029 ton, Kota Kendari 1.811 ton, Kota Baubau 389 ton.

Dari data diatas total secara keseluruhan produksi jagung hingga Agustus 2018 mencapai 163.439 ton dengan luas panen 42.279 hektar dan provitas 38,66 kuintal/perhektar (ku/ha).

Laporan: Robiah Adawiah

1
1