1

Usai Didata, Ketua DPRD Sultra Ajak Masyarakat Ikut Berpartisipasi Sukseskan Pendataan Regsosek 2022

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Abdurrahman Saleh, mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam mensukseskan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022.

 

1
Ketgam: Ketua DPRD Sultra, H. Abdurrahman Saleh saat didata petugas Regsosek 2022 BPS Sultra.

Hal tersebut disampaikannya usai didata oleh petugas Regsosek di kediamannya, Rumah Jabatan (Rujab) Ketua DPRD Sultra, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Selasa, (18/10/2022).

Abdurrahman Saleh mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk ikut mendukung dan berpartisipasi aktif dalam Regsosek 2022 dengan cara menerima kedatangan para petugas Regsosek dirumah masing-masing dan memberikan data yang benar dan jujur.

BACA JUGA :  Bid Dokkes Polda Sultra Tingkatkan Kesehatan Personel Melalui Pemeriksaan Rutin

Ini demi terwujudnya satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat”, ujarnya.

Ketgam: Ketua DPRD Sultra, H. Abdurrahman Saleh saat didata petugas Regsosek 2022 BPS Sultra.

Lebih lanjut Abdurrahman Saleh menambahkan, data Regsosek ini akan dapat membantu dan menjadi pegangan pemerintah dalam melihat potensi-potensi setiap daerah dan juga masyarakat yang ada di Sultra.

“Di Sultra ada 17 kabupaten kota, ada 2,7 juta penduduk kita, 2200 desa, dan petugas Regsosek akan mendata semua warga kita itu baik nelayan, petani, pejabat, pekerja di sektor informal, semua akan didata sehingga kita memiliki pegangan untuk melihat apa yang menjadi potensi wilayah kita”, ungkapnya.

BACA JUGA :  Polda Sultra Berangkatkan 12 Casis Bakomsus Polki T.A 2025 ke Pusdik Binmas Lemdiklat Polri

Ditempat yang sama, Prakom Ahli Madya BPS Sultra, Fatchur Rochman mengatakan, data dari hasil Regsosek ini akan dapat membantu pemerintah dalam menentukan sasaran program-program dari pemerintah sehingga dapat lebih tepat sasaran sehingga warga diminta untuk bersedia didata oleh petugas.

Jadi rugi bagi yang tidak terdata karena semua data ini akan menjadi target program pemerintah baik itu perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat dan lainnya,” jelasnya.

1
1