Kendari, Radarsultra.co.id- Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) diumumkan pada hari ini Rabu, 26 April 2017. Jumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi pada 78 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se Indonesia sebanyak 101.906 siswa.
Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Panitia Pusat dari jumlah pendaftar sebanyak 517.166 siswa.
Dari jumlah yang dinyatakan lulus di PTN tersebut termasuk 27.058 siswa dari peserta Bidikmisi. Dan Universitas Haluoleo menempati urutan pertama terbanyak di pendaftaran SNMPTN.
“Hal ini merupakan suatu kesyukuran bagi kami, kita ketahui bahwa semua ini melalui persaingan dengan jumlah yang tidak sedikit, bukan pemberian tetapi merupakan hasil perjuangan,” katanya
Dikatakan sebelumnya bahkan menembus tiga ribuan secara berturut-turut, dan hasil ini merupakan suatu peluang bagi siswa yang kurang mampu dalam melanjutkan pendidikannya.
” Dan kita perlu berterima kasih kepada stake holder yang telah memperjuaangkan hal itu,” ungkap Humas UHO, Maulid dengan rasa syukurnya kepada Radarsultra.co.id Rabu (26/4/2017).
Berikut nama 10 besar siswa diterima Bidikmisi per PTN yaitu, Universitas Halu Uleo 1.477, Universitas Negeri Padang 1246,
Universitas Negeri Manado 906, Universitas Diponegoro 797,
Universitas Negeri Semarang 757,
Universitas Syah Kuala 737, Universitas Jambi 691,Institut Pertanian Bogor 676,
Universitas Sebelas Maret 644 dan
Universitas Negeri Gorontalo 593.
Kemudian UHO juga menempati urutan pertama pada 10 besar jumlah siswa yang diterima pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional ( SNMPTN ) 2017 ini, yaitu sebesar 3.174 siswa. Dan diikuti oleh 9 PT lainnya yaitu Universitas Brawijaya (3.083) , Universitas Diponegoro (2.484), Universitas Negeri Padang (2.390), Universitas Padjadjaran (2.369), Institut Teknologi Bandung (2.354) , Universitas Jember (2.301), Universitas Negeri Malang (2.268), Universitas Sumatera Utara (2.221), dan Institut Pertanian Bogor (2.172).
“Dasar peringkatan dan kelayakan adalah data yang diisikan oleh sekolah ke PDSS yang meliputi data sekolah, termasuk akreditasi, data pribadi siswa, data nilai siswa sejak semester 1 sampai dengan 5 dibedakan per jurusan (IPA, IPS, dan Bahasa, dan jurusan lainnya. Peringkatan dilakukan berdasarkan perolehan nilai dengan prinsip semua siswa dalam satu sekolah memperoleh kurikulum dan beban pengajaran yang sama untuk satu jurusan,” kata Ketua Panitia Pusat SNMPTN-SBMPTN Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS dalam press releasenya.
Adapun pengumuman hasil SNMPTN sebagaimana disampaikan Ketua Panitia Pusat SNMPTN-SBMPTN 2017 Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS dapat diakses mulai pukul 15.00 WITA Rabu, 26 April 2017 melalui laman http://pengumuman.snmptn.ac.id dengan cara memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir.
Maulid menghimbau kepada para siswa yang belum diterima melalui SNMPTN 2017 masih mendapat kesempatan untuk mengikuti SBMPTN 2017 yang pendaftarannya akan ditutup pada tanggal 5 Mei 2017.
Bagi peserta yang telah mendaftar Bidikmisi tetapi belum diterima pada SNMPTN 2017, apabila mendaftar SBMPTN 2017, maka yang bersangkutan dibebaskan dari biaya pendaftaran.(B)






