Konawe Selatan, Radarsultra.co.id – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-100 Komando Distrik Militer (Kodim) 1417/KDI, Rabu (27/9/2017) pagi tadi resmi dibuka di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Bertindak selaku inspektur upacara Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel Sjarif Sajang yang mewakili Bupati menyampaikan sambutan bahwa kegiatan TMMD ke -100 ini akan berlangsung selama kurang lebih 1 (satu) bulan terhitung dari tanggal 27 September sampai dengan 26 Oktober 2017 yang akan dilaksanakan secara bersinergis oleh TNI, Polri bersama dengan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Satuan Penugasan (Dansatgas) TMMD, Komandan Kodim (Dandim) 1417/KDI, Letkol Kav. Eko Hermawan Yuniarso, SIP dalam wawancara dengan insan Pers mengatakan sasaran TMMD terbagi 2 (Dua) sasaran yaitu sasaran fisik dan sasaran non fisik.
“Adapun sasaran pembangunan fisik yang akan dilaksanakan di 6 (Enam) Desa dan 2 (Dua) Kecamatan, tepatnya di Desa Sabulakoa, Desa Wonua Koa, Desa Ulu Sabulakoa, Desa Tetenggabo dan di Desa Watu-Watu Kecamatan Sabulakoa serta Desa Sindarsih Jaya di Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan,” ujar Letkol Kav. Eko Hermawan, Selasa (27/9/2017).

Lanjut Eko Hermawan, sasaran kegiatan pembangunan fisik tersebut antara lain adalah normalisasi jaringan irigasi sepanjang 1.450 Meter di Desa Sabulakoa sampai dengan Desa Wonua Koa Kecamatan Sabulakoa, Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 12 unit di Desa Sabulakoa, Desa Wonua Koa, Desa Ulu Sabulakoa, Desa Tetenggabo, dan Desa Watu-Watu Kecamatan Sabulakoa, Pembangunan Rumah ALADIN sebanyak 36 unit di Desa Sabulakoa Kecamatan Sabulakoa dan Pembangunan Masjid ukuran 18 X 18 Meter di Desa Sindarsih Jaya Kecamatan Angata Kabupaten Konsel.
Sedangkan sasaran non fisik, Dandim 1417/KDI tersebut mengatakan pihaknya akan melakukan penyuluhan kepada warga tentang bela negara, penyuluhan tentang bahaya narkoba, penyuluhan tentang bahaya laten komunis dan faham radikalisme.
Terkait sumber anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan TMMD yang ke-100 tersebut, Eko menjelaskan bahwa anggaran tersebut berasal dari Anggaran Perubahan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kabupaten Konsel di Tahun Anggaran 2017.
“Anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan TMMD kali ini diambil dari APBD perubahan TA. 2017 Kabupaten Konsel. Sedangkan dukungan ULP dan uang saku anggota satgas didukung dari Mabes TNI,” kata Eko.
Mengenai target penyelesaian TMMD tersebut, Letkol Kav Eko dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya akan menyelesaikan semua target sasaran fisik dan non fisik dalam waktu 1 (satu) bulan.
“Target sasaran fisik akan diselesaikan dalam waktu 1 (satu) bulan kedepan tepatnya saat penutupan pada tanggal 26 Oktober 2017 mendatang semua sasaran fisik maupun non fisik semuanya 100 persen tercapai,” Pungkasnya. (c)






