Kendari, Radarsultra.co.id – Gelombang Pertama sebanyak 156 tenaga kerja asing (TKA) yang tiba di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan langsung menjalani pemeriksaan visa kerja.

Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sultra, Abdurrahman Saleh (ARS) bersama tim, guna memastikan Visa para TKA tersebut menggunakan Visa kerja (312).
“Kita cek Visa yang digunakan oleh para TKA secara acak atau sampling, dan dari hasil tersebut, para TKA ini dipastikan menggunakan Visa kerja, tapi akan dicek ulang lagi karena yang menangani itu dari pihak imigrasi” ujarnya saat ditemui di Bandara Haluoleo, Selasa, (23/06/2020).

Selain pemeriksaan vVsa, ARS juga memastikan kedatangan para TKA gelombang pertama tersebut telah sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Ke 156 TKA tersebut tiba di Bandara Haluoleo pada pukul 20.30 WITA dengan menggunakan maskapai penerbangan Lion Air dan sebelumnya melakukan transit di Manado Sulawesi Utara.
Untuk diketahui, 156 TKA tersebut merupakan gelombang pertama dari 500 TKA yang akan masuk ke Sultra, untuk bekerja sebagai tenaga ahli di perusahaan pemurnian nikel (smelter) yakni PT. Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) dan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe Sultra.






