1

Terkait TKA Ilegal, Puluhan Mahasiswa Kembali Soroti Kantor Imigrasi Kendari

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Pemerhati Hukum Sulawesi Tenggara (FMPH) Sultra, kembali melakukan aksi demo di Perempatan lampu merah Pasar Sentral Wua-wua, Selasa (06/06/17).

Koordinator Aksi, Juslin dalam aksi kali ini dirinya mengatakan bahwa aksi demo tersebut dilakukan untuk mempertanyakan legalitas Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di wilayah Sultra, pasalnya berdasarkan data hasil Survey yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa tersebut  bahwa terdapat sekitar ribuan TKA yang belum diketahui legalitasnya.

1

“ Aksi kami hari ini terkait persoalan TKA yang sampai saat ini belum diketahui legalitasnya di Sultra, menurut hasil survey temuan kami, bahwa sebanyak 3800 tenaga kerja asing ilegal yang ada di Sultra, kemudian adanya temuan data disetiap instansi yang menaungi tenaga kerja asing itu berbeda, sangat ironis persoalan ini,” kata Juslin, Selasa (06/06/17).

BACA JUGA :  BMKG Sultra: Puncak Hujan Tinggi Akhir Februari dan Maret

Lebih lanjut, Juslin mengatakan,  aksi yang dilakukan tersebut menuntut pihak  Kantor Imigrasi Kelas I A Kendari untuk segera memperlihatkan data yang rill terkait legalitas TKA yang setiap harinya terus bertambah di Sultra.

“Pihak imigrasi harus bertindak cepat menindak TKA ilegal yang ada di Sultra ini, dan kami mau data yang rill terkait persoalan TKA, dan menurut temuan kami, bahwa setiap harinya baik pagi, siang, ataupun sore, setiap harinya di bandara Halu Oleo terlihat warga negara asing terus berdatangan,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Kapolda Sultra Resmikan SPPG Polres Kolaka

Melalui aksi demo tersebut, puluhan mahasiswa tersebut menuntut agar pihak dari Kantor Imigrasi dan pihak terkait untuk secepatnya mengambil tindakan tegas menyikapi TKA ilegal di Sultra.

“Pemerintah hari ini, khususnya pihak kantor imigrasi harus jeli dalam menyikapi persoalan ini, dan segera menunjukan bukti yang rill terkait persoalan ini dan memberhentikan masuknya TKA di Sultra sebelum persoalan TKA ilegal ini makin berlarut-larut,” imbuhnya. (C)

1
1