1

Soal Talent Liquid-Clarion yang Terjaring Narkoba, BNN Sultra : Keempatnya Diwajibkan Menjalani Rehabilitasi

Foto : Humas BNN Sultra, Adisak (lala/Radarsultra.co.id)
1

Kendari, Radarsultra.co.id -Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menanggapi sejumlah pertanyaan terkait status rehabilitasi Talent Tempat Hiburan Malam (THM) Liquid Clarion Kendari yang terjaring dalam razia Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar beberapa waktu lalu.

Foto : Humas BNN Sultra, Adisak (lala/Radarsultra.co.id)

“Ada 3 perempuan dan 1 Laki-laki yang diamankan. Dua diantaranya positif menggunakan Benzo (Obat penenang), sementara keduanya lagi positif Shabu, keempatnya saat ini diwajibkan untuk menjalani rehabilitasi rawat jalan berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2009,” ungkap Humas BNN Sultra, Adisak. Rabu (27/12/17)

1

Adisak juga menambahkan, Keempat orang tersebut, saat ini telah diperbolehkan untuk kembali menjalani profesinya, tetapi dengan syarat tetap mengikuti prosedur rehabilitasi di klinik pratama BNN Sultra, serta melakukan konseling minimal 8 kali pertemuan.

BACA JUGA :  Ini Harapan Kapolda Sultra di HUT Brimob ke-72

“Empat orang ini boleh menjalankan kembali profesinya, dengan catatan wajib mengikuti tahapan rehabilitasi rawat jalan. Jika serius mengikuti prosedur ini sampai dinyatakan pulih, kembali harus mengikuti tahap pasca rehabilitasi,”jelasnya.

Kendati telah memberlakukan prosedur rehabilitasi, BNNP Sultra mengaku kesulitan untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran barang haram tersebut, dengan keterbatasan alat medis dan SDM.

“THM memang jadi sarang peredaran narkoba, tapi kalau sudah terjaring seperti ini, kami juga kesulitan untuk mengawasi 24 jam dengan keterbatasan SDM dan alat medis,” ungkapnya.

Untuk diketahui, 2 Talent Liquid yang terjaring dalam razia Cipkon oleh Polda bersama BNN Sultra beberapa waktu lalu terindikasi memakai obat penenang yang terkandung dalam senyawa Benzodiazepin. Senyawa ini kerap digunakan untuk mengatasi gangguan tidur (obat penenang), gangguan kecemasan, dan gangguan suasana hati. Benzodiazepin juga memiliki efek sedatif atau menenangkan. Obat-obatan inilah yang digunakan oleh dua talent tersebut.

BACA JUGA :  Kebakaran di Jalan Mekar, Enam Bangunan Hangus Terbakar

Kendati terdeteksi positif narkoba, dua pengguna Shabu tersebut tidak lantas ditahan dengan alasan tidak ditemukannya barang bukti. Sementara dua pengguna Benzo lainnya, direhabilitasi rawat jalan dengan alasan memiliki resep dokter saat menjalani pemeriksaan.

“Jadi mereka ini memang tidak ditahan karena tidak ada barang bukti. Makanya tindakan untuk mereka itu, diputuskan untuk rehabilitasi rawat jalan,” tutupnya. (B)

1
1