1

Sinergitas Polri dan Media Wujudkan Pemilu 2019 yang Damai

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Pemilihan Presiden Indonesia 2019 sudah semakin dekat, para pendukung masing-masing Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) pun sudah mulai bermunculan untuk mendeklarasikan dukungannya.

Begitu juga dukungan melalui sosial media yang seakan tidak terbendung yang memungkinkan munculnya isu-isu hoax dan bersifat provokasi.

1

Untuk megatasi penyebaran isu atau berita hoax dan provokasi, Polri khususnya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersinergy dengan insan media demi terwujudnya Pemilu 2019 yang sejuk, aman dan damai.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra, Brigjen Pol Iriyanto, S.I.K, dalam giat bina akrab yang diselenggarakan oleh Bid Humas Polda Sultra bersama insan pers wartawan Kamtibmas yang bertugas di Polda Sultra pada Rabu, 27 September 2018.

BACA JUGA :  Polda Sultra Peringati Isra Mi'raj 1446 H, Tingkatkan Ibadah dan Kinerja Personel

Pada giat Bina Akrab yang bertempat di Gazebo Aula Dachara Polda Sultra itu, Kapolda Sultra juga berharap agar media dan polisi bisa lebih intens berkomunikasi untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas dan akurat mengenai isu-isu yang terjadi di wilayah hukum Polda Sultra.

“Polda ini sumber dan lahan informasi berita bagi rekan-rekan,” kata Brigjen Pol Iriyanto, Rabu, (26/9/18).

Terkait dengan pemilu 2019, salah satu yang menjadi fokus perhatian Polda Sultra adalah beredarnya informasi berbau hoax yang beredar di media sosial.

Untuk itu, Kapolda Sultra berharap agar insan media bisa lebih jeli lagi dalam menyaring isu-isu yang didapatkan oleh para jurnalis sebelum diterbitkan dan disebarluaskan ke masyarakat.

BACA JUGA :  GP Ansor Sultra Gelar Rakorwil Usung Deklarasi

“Kepada Insan media untuk menyaring informasi yang masuk. Teman media yang perlu bersinergi dengan tim cybercrime, dipersilahkan,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolda Sultra meyakini peranan media dalam menjaga kondisi kamtibmas dan pihaknya bersedia untuk terbuka dalam memberikan informasi yang  kepada para reporter media, khususnya bagi wartawan kamtibmas yang bertugas di Polda Sultra.

“Dalam menciptakan kamtibmas yang tetap kondusif, kuta kepolisiab butuhkan media. Karena hanya Media yang bisa didengarkan masyarakat, sebab Media punya leading sektor untuk itu,” pungkasnya.

1
1