1

Sinergi BI Bersama Pemkot Kendari, Perluas Ekosistem Pembayaran Digital Melalui SIAP QRIS

1

Kendari, Radarsultra.co – Dalam rangka perluasan digitalisasi pembayaran khususnya di Kota Kendari, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari berkolaborasi menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) dan pendampingan Program Pasar Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai (SIAP) QRIS.

Ketgam: Launching Program Pasar S.I.A.P. hasil sinergitas BI dan Pemkot Kendari.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara BI dan dukungan Pemkot Kendari dengan telah dikeluarkannya Surat Edaran No. 586/2833/2022 tentang Himbauan Mendorong Program Kota Kendari dalam Rangka Penggunaan Transaksi Non Tunai dalam rangka meningkatkan Penggunaan Ekosistem Keuangan Digital (EKD) dan membentuk Pemerintah Daerah Digital serta meningkatkan kebiasaan masyarakat untuk menggunakan transaksi non tunai terutama dengan kanal pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

1

Pj. Wali Kota Kendari yang diwakili oleh Asisten II Pemkot Kendari, Susanti menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan berharap dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah di masa khususnya Kota Kendari di masa mendatang.

BACA JUGA :  Puluhan Mahasiswa Tuntut Kesejahteraan Para Buruh, Di Hari Buruh Internasional

Program ini akan dapat memudahkan transaksi antara penjual dan pembeli dengan non-tunai khususnya melalui kanal QRIS, serta untuk perluasan Ekonomi Keuangan Digital (EKD) di wilayah Kota Kendari,” ujarnya dalam kegiatan yang dilaksanakan di Paddy’s Market, Kamis, (27/12/2022).

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Sultra, Aryo Wibowo, menyampaikan bahwa Program Pasar SIAP QRIS dapat mengurangi unbanked population di Wilayah Sultra serta dapat meningkatkan literasi keuangan digital.

Kami sampaikan pula bahwa per bulan November 2022, pengguna QRIS di Sulawesi Tenggara berjumlah 81.225 serta jumlah QRIS UMKM lebih dari 100 ribu,” ungkapnya.

Kedepannya diharapkan, Program Pasar S.I.A.P. dapat diperluas ke pasar lain, tidak hanya di Kota Kendari namun juga di seluruh wilayah Sultra, mengingat arti penting dan dampaknya yang positif bagi perekonomian daerah, antara lain dapat melalui peningkatan mobilitas transaksi ekonomi antara UMKM dan masyarakat (tidak dibatasi tempat dan waktu), optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dan pajak yang langsung masuk ke kas daerah, dan lainnya.

BACA JUGA :  TICMI Tingkatkan Jumlah Tenaga Profesional Melalui Seleksi CMPDP

Semoga setiap upaya yang telah dilakukan dapat berkontribusi secara nyata dalam perluasan ekosistem pembayaran digital di Wilayah Sultra,” ungkap Aryo Wibowo.

Untuk diketahui, kegiatan launching tersebut dilanjutkan dengan pendampingan kepada pengelola pasar serta para pedagang dengan disediakannya Booth “Pojok QRIS” selama satu minggu dengan berkolaborasi bersama seluruh Himbara, BSI, BCA, dan BPD serta GenBI Sultra untuk memperluas edukasi transaksi non tunai sekaligus mendorong akuisisi Pengguna baru QRIS di lingkungan pasar di Pasar Sentral dan Paddy’s Market Kota Kendari.

1
1