Kendari, Radarsultra.co – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari mencatat sejarah baru dengan meraih dua rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sekaligus, masing-masing untuk kategori “Penciptaan Investor Saham Syariah dan Reksa Dana Syariah Terbanyak dari Satu Perguruan Tinggi Keagamaan” dan “Literasi Keuangan Syariah kepada Mahasiswa Terbanyak.”
Pencapaian ini menegaskan komitmen IAIN Kendari dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan mahasiswa, dengan dukungan aktif Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai mitra utama dalam pelaksanaan program edukasi pasar modal syariah.
Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag., menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi erat antara dunia akademik dan industri keuangan.
“Prestasi ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata komitmen kami bersama mitra industri seperti BEI Sultra untuk memberikan literasi keuangan yang bermakna bagi generasi muda. Kami ingin mahasiswa memahami dan terlibat langsung dalam ekosistem keuangan syariah yang berkelanjutan,” ujar Prof. Husain.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap keuangan syariah menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk meniti karier dan membangun kemandirian ekonomi di masa depan.
“Ini menjadi kartu pengaman bagi mereka agar tetap produktif dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi,” tambahnya.
Keberhasilan meraih dua rekor MURI ini tidak lepas dari strategi terstruktur yang diterapkan IAIN Kendari. Program tersebut mencakup integrasi literasi keuangan syariah dalam perkuliahan, pelaksanaan edukasi pada berbagai momentum kegiatan besar kampus, serta penyelenggaraan program literasi secara masif yang melibatkan ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas.
BEI Sultra berperan penting dalam mendukung kegiatan tersebut melalui pelatihan teknis, penyediaan instruktur edukasi pasar modal syariah, dan fasilitasi pembukaan rekening efek syariah. Kolaborasi ini memungkinkan mahasiswa memahami tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung investasi syariah di pasar modal.
Kepala BEI Sultra, Bayu Saputra, menyampaikan apresiasinya atas capaian luar biasa IAIN Kendari. Ia menilai prestasi ini sejalan dengan misi BEI untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan di seluruh wilayah Indonesia.
“BEI Sultra mendukung penuh langkah IAIN Kendari dalam mencetak investor syariah baru dan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang investasi yang halal dan legal. Kami percaya, inisiatif ini akan memperkuat ekosistem pasar modal syariah di Sulawesi Tenggara,” ungkap Bayu.
Dalam satu tahun terakhir, BEI Sultra juga mencatat lebih dari 340 kegiatan literasi publik di wilayahnya. Atas konsistensi tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan penghargaan kepada BEI Sultra sebagai Industri Jasa Keuangan Teraktif dalam Edukasi Masyarakat selama Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan regulator seperti BEI Sultra serta OJK, gerakan literasi dan inklusi keuangan diharapkan terus berkembang di kalangan generasi muda.
Pencapaian dua rekor MURI IAIN Kendari menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu melahirkan dampak nyata bagi kemajuan ekonomi syariah dan pasar modal di kawasan Indonesia Timur.






