Kendari, Radarsultra.co.id – Seorang nelayan atas nama La Ode Rajawali (53) warga desa Sampuabalo, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dikabarkan hilang di antara perairan Lasalimu dan Wanci.
Hal tersebut disampaikan oleh Humas Search And Rescue (SAR) Kendari, Wahyudi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai nelayan hilang tersebut dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton melalui Ibu Herlina pada pukul 10.00 WITA, Jum’at (28/07/2017).
Menurut laporannya, sebelum dilaporkan hilang, korban dengan menggunakan Longboat berwarna hijau kuning melakukan aktivitasnya sebagai nelayan di perairan Lasalimu-Wanci pada hari Selasa, tanggal 25 Juli 2017 lalu namun sampai hari ini, Jum’at (28/07/2017) nelayan tersebut belum juga pulang.
“Pada Pukul 10.15 Wita laporan tersebut kami terima dari Ibu Herlina BPBD Buton bahwa sejak tanggal 25 Juli 2017 persisnya pukul 01.00 Wita, Satu orang Nelayan warga desa Sampuabalo, Kabupaten Buton, Atas nama La Ode Rajawali, Laki-laki 53 tahun Pergi melaut di sekitar perairan antara Lasalimu – Wanci dengan menggunakan Longboat berwarna hijau kuning,” ungkap Wahyudi, Jum’at (28/07/2017).
“Korban biasanya kembali kerumah dua hari setelah melaut tetapi hingga laporan ini diterima korban belum kembali,” lanjutnya.
Menindak lanjuti laporan teraebut, Pada pukul 10.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi dengan menggunakan RIB diberangkatkan menuju Tempat Kejadian Musibah (TKM) untuk melakukan pencarian.
“Saat ini Tim Rescue kita sudah diberangkatkan menuju TKM untuk melakukan pencarian dan kita masih menunggu perkembangan selanjutnya,” ujarnya. (C)







