Bombana, Radarsultra.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bombana menyiapkan 172 petugas untuk mendukung pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Kepala BPS Kabupaten Bombana, Anda Triyanto, S.Si., M.Si., mengatakan petugas yang diterjunkan terdiri atas 27 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) dan 145 Petugas Pendataan Lapangan (PPL).
“Seluruh petugas telah dipersiapkan untuk memastikan pelaksanaan pendataan berjalan optimal dan menghasilkan data ekonomi yang berkualitas,” katanya dalam kegiatan sosialisasi SE2026, Rabu, (17/06/26).
Ia menjelaskan, sasaran pendataan meliputi seluruh kategori usaha di Kabupaten Bombana, baik sektor pertanian maupun nonpertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga usaha besar.
Untuk usaha besar dan usaha menengah, pendataan dilakukan melalui Computer-Assisted Web Interviewing (CAWI) maupun Paper and Pencil Interviewing (PAPI), menyesuaikan ketersediaan kontak dan respons perusahaan.
Sementara itu, pendataan langsung dari rumah ke rumah dilakukan oleh Petugas Pendataan Lapangan dengan pendampingan Petugas Pemeriksa Lapangan menggunakan Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI).
BPS juga memastikan kerahasiaan seluruh data responden sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Masyarakat diimbau untuk mengenali petugas resmi SE2026 yang menggunakan rompi khusus dan dilengkapi kartu identitas petugas.
Anda Triyanto mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Bombana untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data dan keterangan yang jujur serta akurat.
“Kerja sama pelaku usaha sangat penting karena data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi daerah dan nasional. Sensus Ekonomi 2026 merupakan tanggung jawab bersama untuk mendukung pembangunan Indonesia,” pungkasnya.






