Kendari, Radarsultra.co – Kehadiran layanan PASPORIA (Paspor Minggu Ceria) dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari mendapat sambutan positif dari masyarakat saat kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Eks MTQ Kota Kendari, Minggu (14/06/26). Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat melalui konsep jemput bola.
Sejak pagi hari, warga terlihat memanfaatkan layanan tersebut untuk mengurus paspor, baik pembuatan paspor baru maupun penggantian paspor yang masa berlakunya telah habis. Pemohon yang datang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, anak-anak hingga orang dewasa.
Salah seorang pemohon, Irma, mengaku terbantu dengan kehadiran layanan PASPORIA. Awalnya ia datang ke lokasi CFD untuk berolahraga bersama keluarga, namun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus paspor anaknya.
“Niatnya sebelumnya mau buat di Kantor Imigrasi, tapi kebetulan ada layanan di sini jadi sekalian,” ujarnya.
Menurut Irma, persyaratan pembuatan paspor anak relatif mudah dan praktis sehingga memudahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen perjalanan tersebut.
Hal serupa disampaikan Hj Hasnani yang memanfaatkan layanan PASPORIA untuk mengurus penggantian paspor guna keperluan ibadah umrah.
“Paspor saya sudah expired sejak 2016. Sekarang mengurus lagi untuk umrah, rencananya berangkat bulan September,” katanya.
Ia menilai layanan yang dihadirkan Imigrasi Kendari tersebut sangat membantu masyarakat karena prosesnya lebih mudah dan aksesnya lebih dekat.
“Sangat mempermudah, semuanya dibantu,” tambahnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Muhammad Novrian Jaya, melalui Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Slamet Wahono, menjelaskan bahwa PASPORIA merupakan inovasi layanan yang bertujuan memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dalam memperoleh layanan paspor.
“Melalui program PASPORIA, kami ingin memberikan kemudahan akses layanan paspor bagi masyarakat tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif,” ujar Slamet Wahono di sela kegiatan.
Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi implementasi arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, melalui program “Imigrasi untuk Rakyat” yang menekankan pentingnya menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Program ini sejalan dengan arahan pimpinan agar layanan keimigrasian semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, dengan menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Selain dilaksanakan di Kota Kendari, layanan PASPORIA juga menjangkau sejumlah kabupaten di Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari upaya pemerataan akses layanan keimigrasian.
Melalui program tersebut, Imigrasi Kendari berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan paspor sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang keimigrasian.






