Kendari, Radarsultra.co.id- Test Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2017 telah selesai digelar hari ini Selasa (16/5/2017). Panitia Lokal (Panlok) 84 melakukan pemantau langsung dibeberapa titik lokasi test di Kota Kendari, dan untuk Test SBMPTN Tahun ini berjalan lancar.
Ketua Panitia Panlok 84 Dr La Ode ngkoemani mengungkapkan bahwa dari hasil pemantauan TIM Panlok 84 di beberapa titik lokasi test SBMPTN, dapat dikatakan berjalan dengan lancar.
“Kami tadi melakukan pemantauan langsung di beberapa titik lokasi test di Kendari, diantaranya di Universitas Haluoleo (UHO) yakni FKIP dan Fakultas Kebumian, dan juga di beberapa sekolah yakni SMAN 4 Kendari, SMAN 1 Kendari, SMPN 1 Kendari, dan SMAS Kartika Kendari,” ungkap Ketua Panitia Lokal (Panlok) 84 Kendari, La Ode Ngkoimani, Selasa (16/5/2017).
Ia mengatakan, Secara umum hampir tidak ada kendala yang ditemukan hingga tes usai digelar, semua berjalan sesuai dengan Peraturan Operasional Baku (POB). Pihak kepanitiaan lokal juga sudah melakukan berbagai upaya serta antisipasi untuk menjaga keamanan dan kelancaran tes.
“Untuk keseluruhan tidak ada masalah, hanya saja tadi ada beberapa peserta yang salah alamat atau kesasar akibat tidak memperhatikan lokasi tesnya. Yang seharusnya di MAN 1 Kendari malah ke SMAN 1 Kendari. Namun waktu keterlambatan telah disediakan selama 30 menit, sehingga mereka masih bisa menyusul dan mengerjakan soal dengan baik,” katanya.
Selain itu, La Ode Ngkoemani yang juga merupakan Wakil Rektor III UHO menambahkan ada peserta yang tidak hadir tanpa keterangan, namun jumlahnya tidak banyak, sebab dibeberapa kelas hanya ditemukan ada satu atau dua yang kosong kursi tesnya.
“Ada juga sekolah yang tidak mencantumkan foto peserta didik dalam SKL, namun tidak menjadi masalah sehingga tidak sampai merugikan siswa yang bersangkutan. Kalau keamanan naskah ada penanggungjawab khusus, kami terima dalam bentuk segel yang berlapis-lapis. Soalnya juga di buka didalam kelas didepan peserta. Kami tidak mengetahui seperti apa bentuk soal, naskahnya dibuka didepan peserta dan disertai berita acara 2 peserta sebagai saksi. Kondisinya diperoleh melalui berita acara tersebut dari masing-masing ruang. Tidak ada masalah semua berjalan normal,” tambahnya.
Lanjut dia, untuk menjaga keamanan pelaksanaan tes tersebut, selain pengawas juga melibatkan 70 orang dari pihak kepolisian ditambah dengan 90 security lingkup UHO. Selain itu, dibentuk pula tim monev internal untuk meninjau lokasi tes. Dengan demikian, penjaringan dalam SBMPTN benar-benar jujur, transparan dan adil.
“Semoga SBMPTN tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Tidak ada pelanggaran ataupun hambatan yang dapat mencoreng nama baik UHO karena ini juga menjadi bagian evaluasi dari Kemenristekdikti. Maka dari itu, seluruh pihak terkait dihimbau agar bekerja sesuai tugas serta aturan. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi namun tidak menjadi masalah kedepannya. Sebab tahun ini ada tes CBT dan pengisian berita acara juga sistem komputer,” tutupnya.
Untuk diketahui, tes SBMPTN 2017 UHO diikuti oleh 13.387 calon mahasiswa baru dengan berjalan lancar baik Computer Based Test (CBT) maupun Paper Based Test (PBT).(C)






