Kendari, Radarsultra.co – Untuk memperkuat kerjasama keamanan internasional, Polri menggandeng Kementerian Keamanan Publik Vietnam untuk menangkap buronan yang menjadi target kedua negara.
Kesepakatan ini dicapai dalam Pertemuan Dialog Keamanan Tingkat Wakil Menteri yang diadakan di Hanoi, Vietnam.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengungkapkan bahwa pertemuan ini merupakan langkah signifikan dalam mempererat hubungan kepolisian antara Indonesia dan Vietnam.
Delegasi Polri yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., bertemu dengan Menteri Keamanan Publik Vietnam, Jenderal To Lam, yang akan segera menjabat sebagai Presiden Republik Sosialis Vietnam.
Pertemuan yang berlangsung pada Senin, 20 Mei 2024, ini menandai kelanjutan dari dialog keamanan sebelumnya yang telah diselenggarakan di Jakarta pada tahun 2017.
Kedua belah pihak menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan kerjasama dalam berbagai bidang, termasuk pengejaran buronan, perlindungan warga negara, dan pelatihan kepolisian.
Khusus dalam pengejaran buronan, Polri mengharapkan adanya kemudahan akses dan kerjasama yang lebih erat antara kedua negara.
Selain itu, Polri juga berkomitmen untuk memberikan perlindungan hukum kepada warga negara Vietnam yang berada di Indonesia, dan mengharapkan hal yang sama dari Vietnam terhadap warga negara Indonesia.
Pertemuan ini juga membahas isu-isu kerjasama lainnya seperti pemberantasan kejahatan narkoba, perdagangan orang, terorisme, kejahatan teknologi tinggi, serta pelatihan petugas Vietnam yang akan berpartisipasi dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB.*






