1

Polda Sultra Gelar Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025 di Kendari, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Foto: Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko bersama Kepala Wilayah Bulog Sulawesi Tenggara, Benhur Ngkaimi melakukan Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025 di Kelurahan Abeli Dalam, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Kamis (8/1/2026).
1

Kendari, Radarsultra.co – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) melaksanakan Panen Raya Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di lahan binaan Polri yang berlokasi di Kelurahan Abeli Dalam, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Kamis (8/1/2026).

Panen raya tersebut merupakan hasil penanaman jagung di lahan seluas lima hektare. Pada panen kali ini, satu hektare dipanen dengan estimasi hasil mencapai lima ton jagung.

1
Foto: Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menggelar panen raya jagung kuartal IV 2025 di Abeli Dalam, Kendari

Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang dijalankan Polda Sultra bersama para pemangku kepentingan terkait.

Selain memanen jagung, Polda Sultra juga menyerahkan bantuan pupuk dan bibit jagung kepada kelompok tani setempat sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap peningkatan produksi pertanian, khususnya komoditas jagung.

Kepala Biro (Karo) SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan jagung di Sulawesi Tenggara telah menunjukkan capaian signifikan sepanjang tahun 2025.

BACA JUGA :  Natal dan Tahun Baru, Polda Sultra Pastikan Semua Tempat Ibadah Aman
Foto: Penyerahan bantuan pupuk dan bibit jagung kepada kelompok tani

Ia menyebutkan, Polda Sultra bersama stakeholder terkait telah membuka lahan jagung seluas kurang lebih 1.474 hektare dengan hasil panen sekitar lima ton.

“Sebagian hasil panen tersebut telah diserap langsung untuk pemenuhan kebutuhan di Bulog. Namun, target penyerapan Bulog masih menjadi pekerjaan rumah karena baru mencapai hampir 50 persen dari target yang ditetapkan,” ujar Arief, Kamis (8/1/2026).

Menurut Kombes Pol Arief, program ketahanan pangan ini akan terus dilanjutkan pada tahun 2026 sesuai arahan Presiden dan penekanan pimpinan Polri.

Ia menegaskan bahwa fokus penanaman diarahkan pada jagung pakan guna mendukung pemenuhan stok nasional.

Foto: Foto bersama Polda Sultra, TNI, Bulog, Pemda Sultra dan Pemkot Kendari usai melaksanakan Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025 di Kendari

Lahan-lahan tersebut dikelola oleh kelompok tani, sementara Polri berperan sebagai pendorong dan fasilitator melalui sinergi dengan dinas pertanian serta pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota, khususnya dalam penyediaan bibit dan pupuk.

BACA JUGA :  Rehabilitasi, Penyalahguna Narkotika Lapas Kelas II A Kendari Belajar Keterampilan Khusus 

Sementara itu, Kepala Wilayah Bulog Sulawesi Tenggara, Benhur Ngkaimi, menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan swasembada jagung sebagai bagian dari agenda besar ketahanan pangan nasional.

Pemerintah telah menetapkan harga acuan jagung basah sebesar Rp5.500 di tingkat petani dan jagung pipilan kering Rp6.000 di gudang Bulog.

“Jika harga di tingkat petani berada di bawah harga acuan, Bulog siap menyerap jagung sesuai ketentuan. Namun apabila harga sudah di atas, intervensi tidak diperlukan karena tujuan utama ketahanan pangan adalah meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Benhur menambahkan, target produksi jagung nasional pada tahun ini ditetapkan sebesar satu juta ton.***

1
1