Kendari, Radarsultra.co.id – Mulai 15 Oktober 2022 pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 resmi di mulai termasuk juga di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pendataan ini menargetkan seluruh lapisan masyarakat termasuk juga salah satunya yaitu Pj. Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu yang didata oleh petugas Regsosek di Rumah Jabatannya (Rujab).
Dalam pendataan tersebut, Asmawa Tosepu memberikan data yang sesuai dengan yang diminta oleh petugas Regsosek.
Menurutnya, pendataan Regsosek 2022 merupakan hal yang sangat penting dan juga strategis khususnya bagi pemerintah sebab berdasarkan data tersebut nantinya pemerintah dapat menjalankan program sosial ekonomi dan pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran.
“Data Regsosek ini sangat penting bagi pemerintah, salah satunya dalam rangka kita memastikan bahwa bantuan pemerintah kepada masyarakat tepat sasaran”, ujar Asmawa Tosepu saat diwawancarai, Minggu, (16/10/2022).
Ditempat yang sama, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari, Martini menjelaskan, untuk menyukseskan program Regsosek 2022 ini di Kota Kendari, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 558 petugas yang tiap petugasnya akan mendata minimal 250 kepala keluarga (KK).
“InsyaAllah dengan jumlah ini kami yakin bisa menyelesaikan program ini sesuai prosedur dan juga sudah kita uji coba”, jelasnya.
Martini juga meminta masyarakat memberikan data yang benar dan tidak ragu menerima kedatangan petugas sebab masyarakat bisa mengenali para petugas melalui atribut yang digunakan.
“Petugas Regsosek yang kami turunkan mempunyai tanda pengenal dan badge yang bertuliskan Regsosek serta telah dibekali surat tugas yang telah ditandatangani oleh camat dan lurah”, ujarnya.






