1

Pj. Gubernur Sultra Tandatangani 22 Kesepakatan Bersama untuk Peningkatan Layanan Kesehatan

Pj. Gubernur Sultra Tandatangani 22 Kesepakatan Bersama untuk Peningkatan Layanan Kesehatan
1

Jakarta, Radarsultra.co – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, secara resmi menandatangani 22 Kesepakatan Bersama dengan Rumah Sakit (RS) Koordinator Pengampuan dan Rumah Sakit Regional mengenai Jejaring Pengampuan Pelayanan Kesehatan di Jakarta.

Penandatanganan kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan prioritas di Sultra.

1

Dalam sambutannya, Andap menyampaikan bahwa kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan.

“Tujuan utama dari kerjasama ini adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sulawesi Tenggara melalui layanan kesehatan yang lebih baik dan terpadu,” ungkap Pj. Gubernur, Rabu, (25/9/2024).

Pj. Gubernur Sultra Tandatangani 22 Kesepakatan Bersama untuk Peningkatan Layanan Kesehatan

Kerja sama ini mencakup sejumlah bidang kesehatan penting, di antaranya Diabetes Melitus, Kanker, Gastrohepatologi, Respirasi dan Tuberkulosis, Uronefrologi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta Penyakit Infeksi Emerging.

BACA JUGA :  Hari Sumpah Pemuda ke-96, Pj. Gubernur Sultra: Pemuda Harus Terus Berjuang untuk Persatuan Bangsa

Dalam kesepakatan ini, Pemerintah Provinsi Sultra berkolaborasi dengan tujuh rumah sakit rujukan, yang dibagi menjadi dua kategori pengampu yaitu Pengampu Nasional dan Pengampu Regional.

Lima Rumah Sakit Pengampu Nasional yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan adalah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rumah Sakit Sulianti Suroso, Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita, Rumah Sakit Persahabatan, dan Rumah Sakit Dharmais.

Sementara itu, dua Rumah Sakit Pengampu Regional yang terlibat adalah Rumah Sakit Wahidin Makassar dan Rumah Sakit Soetomo Surabaya.

Pj. Gubernur menambahkan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik dan merata bagi masyarakat Sultra.

“Salah satu pilar utama dalam transformasi kesehatan adalah bagaimana rumah sakit di daerah dapat menangani penyakit-penyakit utama seperti stroke, jantung, dan kanker. Dengan demikian, para pasien dapat dirawat di daerah kita sendiri tanpa harus dirujuk ke luar kabupaten/kota, bahkan ke Jakarta,” jelas Andap.

BACA JUGA :  Jambore PKK, Sulkarnain Taruh Harapan Besar Kepada Para Kader

Selain itu, Andap juga menekankan pentingnya pengembangan fasilitas kesehatan, peralatan, serta SDM tenaga medis melalui pendidikan, pelatihan, dan penelitian di berbagai bidang kesehatan yang menjadi fokus kerjasama ini.

Ia berharap langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan layanan kesehatan di Sulawesi Tenggara dan membuka peluang untuk kerjasama lebih lanjut di masa depan.

“Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan layanan kesehatan di Sulawesi Tenggara, serta menjadi dasar untuk kerjasama lebih lanjut dalam bentuk Perjanjian Kerjasama di masa depan,” tutup Pj. Gubernur.*

1
1