Kendari, Radarsultra.co.id – Curah hujan yang berkepanjangan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) memporak-porandakan perumahan warga di Desa Lamokula Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Jum’at (12/05/17).
Perumahan warga di desa Lamokula tersebut terendam banjir setinggi satu meter.
Humas Search And Rescue (SAR) Kendari, Wahyudi saat dikonfirmasi mengenai bencana banjir di Kecamatan Moramo Utara tersebut mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai bencana banjir tersebut melalui Comm Centre Basarnas Kendari pada pukul 09.20 wita, Jumat (12/05/17).
“Laporannya masuk tadi jam 09.20 wita, yang melapor adalah Sekretaris Desa (Sekdes) Lamokula, Moramo Utara, bapak Ariffudin,” kata Wahyudi, Jumat (12/05/17).
Dilaporkan volume air di desa Lamokula mulai meningkat dan merendam rumah warga desa Lamokula sejak pukul 08.30 wita.
Setelah mendapat laporan tim SAR Kendari kemudian diberangkatkan ke tempat kejadian musibah (TKM) pada pukul 09.50 wita.
“Tim Rescuer Kantor SAR KDI diberangkatkan menuju TKM dgn menggunakan 1 unit rescue car dan satu unit rubber boat beserta alat pendukung lainnya untuk melakukan pemantauan dan memberikan bantuan SAR,” kata Wahyudi.
Dihari yang sama, Badan Pelaksana Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Adi Istiyono mengatakan bahwa hujan yang terjadi selama dua hari di kota Kendari diakibatkan gangguan atmosfera dan angin timur di Sultra
“Dari analisis kami, penyebab hujan ini akibat adanya gangguan di atmosfera atau anomali. Yakni daerah tekanan rendah di sekitar laut banda atau timur Sulawesi Tenggara. Sehingga menyebabkan masa uap air banyak terkumpul didaerah tersebut, yang kemudian menjadi bahan baku pembentukan awan awan hujan,” jelas Adi Istiyono, Jumat (12/5/2017).(B)






