Kendari, Radarsultra.co.id – Pertumbuhan produksi jagung periode Januari s.d Agustus 2018 terhadap Januari s.d Agustus 2017 mengalami peningkatan 44,3 persen.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan produksi jagung pada Agustus 2017 sebesar 113.227 ton dan naik 44,3 persen tahun 2018 dibulan yang sama sebesar 163.439 ton.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Muhammad Nasir mengatakan, realisasi luas panen juga mengalami peningkatan 27,7 persen dari 33.098 hektar Agustus tahun 2017 menjadi 42.279 hektar tahun 2018 dibulan yang sama.
“Untuk provitasnya juga mengalami peningkatan 13 persen dari 34,21 kuintal/hektar (ku/ha) pada Agustus 2017 menjadi 38,66 (ku/ha) tahun 2018 dibulan yang sama,” kata Nasir, Jumat (16/11/2018).
Ada 8 kabupaten yang menjadi lumbung jagung adalah Buton, Muna, Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Kolaka Utara (Kolut), Kolaka Timur (Koltim), Muna Barat (Mubar) dan Kolaka.
Lebih rinci, pada realisasi periode I (Januari-April) dan periode II (Mei-Agustus) 2018 Buton memproduksi jagung sebanyak 4.146 ton, Muna 13.154 ton, Konawe 9.312 ton, Konsel 18.847 ton, Kolut 70.644 ton, Koltim 9.287 ton, Mubar 17.333 ton dan Kolaka 5.908 ton.
Laporan: Robiah Adawiah






