1

Perguruan Tinggi Baru Direncanakan Berdiri di Buton Utara

Akademisi dan Tokoh Daerah Satukan Komitmen Wujudkan Perguruan Tinggi di Buton Utara

Ketgam: Akademisi dan Tokoh Daerah Satukan Komitmen Wujudkan Perguruan Tinggi di Buton Utara
1

Kendari, Radarsultra.co — Rencana pembentukan perguruan tinggi di Kabupaten Buton Utara mulai memasuki tahap perumusan awal. Sejumlah tokoh daerah, akademisi, dan perwakilan perguruan tinggi negeri maupun swasta terlibat dalam inisiatif ini, dengan tujuan menghadirkan sekolah tinggi atau universitas yang berorientasi pada potensi lokal.

Perumusan awal para tokoh daerah dan akademisi menyepakati nama Perguruan Tinggi yang akan dibangun adalah Sekolah Tinggi Pendidikan GAUMALANGA atau Universitas GAUMALANGA.

1

Salah satu penggagas sekaligus mantan Bupati Buton Utara, Abu Hasan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan respon terhadap kebutuhan daerah akan pendidikan tinggi yang relevan dan berkelanjutan.

“Hari ini kita mencoba untuk merumuskan beberapa hal penting. Pertama nama, pertama kita sepakati kalau sekolah tinggi, sekolah tinggi pendidikan Gaumalanga. Kalau universitas, ya tentu Universitas Gaumalanga,” ujar Abu Hasan, Minggu (30/11/2025).

Menurut Abu Hasan, struktur legal perguruan tinggi sedang disiapkan melalui proses notaris dengan melibatkan sumber daya lokal sebagai pendiri, pembina, dan pengurus.

BACA JUGA :  Dukungan Keluarga Mengalir Untuk Yudhianto Mahardika

Ia menilai daerah telah memiliki modal SDM yang memadai mulai dari akademisi bergelar doktor hingga profesor baik dari dalam maupun luar Sulawesi Tenggara.

“Potensi-potensi untuk mengelola sebuah perguruan tinggi sebetulnya sudah punya kaderisasi yang berpengalaman. Semua akan kita aktifkan, libatkan secara formal kelembagaan,” katanya.

Rancangan awal menempatkan empat program studi unggulan yaitu pertanian, kehutanan, lingkungan, dan peternakan.

Selain itu, prodi terkait kebutuhan aparatur sipil negara, termasuk bidang fungsional dan administrasi, juga dipertimbangkan.

Strategi akademik tersebut diarahkan agar perguruan tinggi ini mampu menjadi pusat pendidikan unggulan yang menarik minat tidak hanya masyarakat lokal, tetapi juga mahasiswa dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara.

Untuk tahap awal operasional, proses perkuliahan direncanakan menggunakan Islamic Center sebagai kampus sementara.

Sementara itu, fasilitas Rumah eks kantor DPC PAN Buton Utara milik mantan Bupati Ridwan Zakaria sebagai salah satu penggagas berdirinya perguruan tinggi ini akan difungsikan sebagai kantor rektorat.

BACA JUGA :  Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra dari Buton Utara Pasok Pasar Vietnam

Setelah tahapan teknis administrasi dan akademik rampung, panitia akan menyampaikan laporan resmi kepada Bupati Buton Utara sebagai langkah formal pendirian.

Abu Hasan menyebut bahwa tim perumus menargetkan kampus dapat beroperasi dalam masa pemerintahan saat ini.

“Mudah-mudahan tahun depan kalau sudah selesai, kita sudah buka penerimaan mahasiswa,” jelasnya.

Ia juga menekankan perlunya kesinambungan lintas generasi agar keberadaan kampus ini menjadi aset daerah jangka panjang.

Rencana ini tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lokal, tetapi juga untuk menciptakan daya tarik akademik di kawasan regional.

“Kita berusaha ada keunggulan komparatif, keunggulan kompetitif dari prodinya sehingga banyak pihak tertarik untuk masuk di Buton Utara,” ungkapnya.

Tim perumus akan kembali menggelar pertemuan lanjutan beberapa minggu mendatang untuk memfinalisasi rancangan sebelum prosesi peluncuran resmi.***

1
1