Kendari, Radarsultra.co – Sampai dengan 30 Juni 2024, total anggaran penyaluran Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari untuk Transfer Ke Daerah (TKD) telah mencapai 45,49 persen atau Rp4,43 triliun dari pagu sebesar Rp9,73 triliun.
Data tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala KPPN Kendari, Agung Mulyono dalam konfrensi pers APBN Triwulan II TA 2004 KPPN Kendari disalah satu warkop di Kendari, Rabu (10/7/2024).
Selain tu, lanjut Agus Mulyono, TKD seperti Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, DAK Non Fisik, Dana Insentif Daerah dan Dana Desa semua rata-rata mencapai diatas 40 persen.
“Untuk DAK Fisik justru penyerapannya masih kecil hanya 5,3 persen,” ungkapnya.
Kecilnya penyerapan DAK Fisik menjadi perhatian khusus KPPN Kendari sebab anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur di daerah khususnya yang diusulkan sendiri oleh pemerintah daerah.
“Namun sampai sekarang penyerapannya masih 5,3 persen dari total pagunya yakni Rp740 miliar,” ujar Agus Mulyono.
KPPN Kendari berharap agar pemerintah daerah dapat segera memanfaatkan DAK Fisik untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di daerah masing-masing.
“DAK Fisik ini murni kegiatan yang diusulkan oleh pemerintah daerah, jadi seharusnya proyek-proyek DAK Fisik ini sudah memenuhi kebutuhan daerah dan ini kami berikan dukungan pembiayaannya,” ujarnya.






