Kendari, Radarsultra.co – Rombongan Partai Demokrat (PD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD PD Sultra, Muh. Endang SA melakukan Audience dengan KPUD Provinsi Sultra, Jumat, (23/12/2022).
Audience yang digelar di Aula Husni Kamil Malik Kantor KPUD Provinsi Sultra tersebut dilakukan dalam rangka persiapan pelaksanaan pemilu tahun 2024 yang sudah semakin dekat pelaksanaannya.
Ketua KPUD Sultra, Laode Abdul Natsir dalam audience tersebut memaparkan pelaksanaan tahapan-tahapan pemilu legislatif yang sudah dan sementara dilaksanakan dan KPUD Provinsi Sultra maupun KPUD Kabupaten/Kota se Sultra sementara menyelesaikan usulan desain Dapil pemilu DPRD Kabupaten/Kota diwilayahnya masing-masing sebab usulan dapil pemilu DPRD Kabupaten/Kota tersebut harus dibawa ke Jakarta paling lambat tanggal 26 Desember 2022.
Sedangkan untuk kursi DPRD, lanjut Natsir, disemua Kabupaten/Kota hanya Kabupaten Buton Selatan yang jumlahnya bertambah dari 20 menjadi 25 Kursi sementara yang lainnya tetap. Selain itu saat ini KPUD sementara berkosentrasi pada tahapan rekruitment Badan Ad Hoc.
“PPK sudah Kami laksanakan rekruitmentnya, Alhamdulillah berjalan lancar. Sekarang ini sementara berlangsung tahapan pendaftaran calon anggota PPS,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua DPD PD Sultra, Muh. Endang juga menyampaikan, beberapa point yang harus menjadi perhatian pada pelaksanaan pemilu Sultra sebab hal tersenut menjadi krusial bagi suksesnya penyelenggaraan pilcaleg tahun 2024, seperti pelaksanaan Sosialisasi pemilu, rekruitment penyelenggara pemilu dan penataan dapil.
“Kami meminta KPUD Sultra menyelenggarakannya dengan massif dan benar, menjangkau semua dan memastikan cara atau metode pelaksanaan sosialisasi serta isi atau konten sosialisasinya diarahkan kepada terwujudnya kesadaran pemilih terhadap artinya pentingnya pemilu itu sendiri,” ungkap Endang.
Terkait rekruitment badan ad hoc penyelenggara pemilu, lanjut Endang, pihaknya meminta KPUD Sultra melaksanakannya dengan transparan, akuntabel dan profesional agar yang direkrut sebagai penyelenggara pemilu adalah yang memiliki kapasitas, pengalaman dan memenuhi kompetensi.
“Yang paling penting juga mereka harus imparsial dan non violence,” ujarnya.
Sementara itu, Komisioner KPUD Sutra, Iwan Rompo dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas dukungan PD Sultra terhadap kerja-kerja KPUD serta terlaksananya tahapan pemilu secara tepat waktu.
“Adapun masukkan-masukkan PD Sultra akan dicatat dan menjadi salah satu bahan reperensi penataan dan penetapan dapil nantinya,” jelasnya.
Untuk diketahui, audience terdebut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris DPD PD Sultra, Muh. Endang SA dan Budhi Prasodjo. Sementara dari pihak KPUD Sultra tampak hadir Ketua KPUD Laode Abdul Natsir, Komisioner KPUD Iwan Rompo, Sekretaris KPUD Tri Tijuana, beserta jajaran Kabag serta Kasubag Sekretariat KPUD Sultra.






