Kendari, Radarsultra.co.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra pada tahun 2016 mencapai Rp1.110.629.200. Angka ini jauh melebihi target yang diproyeksikan hanya sebesar Rp1.100.000.000.
“Iya, PAD saat 2016 lalu melampaui target,” kata Sekretaris Distanak Sultra Asnawati kepada Radarsultra.co.id, Rabu (19/9/2018).
Target PAD Distanak untuk tahun 2016 sebesar Rp1,1 M. “Jadi ada peningkatan sebanyak Rp10.629.200 dari target PAD kita,” lanjutnya.
Dia menjelaskan, capaian tahun 2016 lalu angkanya jauh lebih tinggi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, perolehan PAD Distanak hanya berada di bawah angka Rp1 miliar.
“Pertumbuhannya sangat bagus. Dan pendorong utamanya karena Pak Kadisnya yang memimpin dinas ini sangat cerdas dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Pendapatan Distanak berasal dari retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi penjualan produksi usaha daerah, dan retribusi sewa rumah dinas.
“Kami punya PAD-PAD sebelumnya paling hanya Rp150 juta, Rp129 juta, tiba-tiba dengan sentuhannya Pak Nasir (Kadis Distanak), 2016 itu menjadi Rp1 miliar lebih,” pungkasnya.
Laporan: Benny Laponangi






