Kendari, Radarsultra.co.id – Potensi usaha peternakan di Sultra masih terus berkembang. Penghasilan dari penjualan ternak dan pakan ternak menjadi salah satu pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra.
Kepala Distanak Sultra Muhammad Nasir mengatakan, PAD dari penjualan ternak dan pakan ternak tahun 2016 mencapai Rp50.010.000. Angka tersebut melebihi target yang diproyeksikan sebesar Rp50 juta.
“Penjualan aneka ternak itu PAD dari BPPT. Jumlahnya Rp50 juta lebih,” ungkap Nasir kepada Radasultra.co.id, Kamis (13/9/2018).
Ia menjelaskan, selain penjualan ternak, UPTD BPPT juga menyediakan pakan ternak karena pakan ternak merupakan salah satu komponen penting dalam industri peternakan.
“terbukti dari hasil penjualan tersebut, mampu menghasilkan Rp 50 juta lebih,” kata Nasir.
Sebelumnya, Kepala UPTD BPPT Distanak Sultra Poly menyampaikan jika target yang diberikan Distanak Sultra untuk UPTD BPPT sebesar Rp50 juta.
“Karena kita dikasi target. Ada target dalam daftar pelaksanaan anggaran (DPA). PAD untuk UPTD khusus saya (BPPT) itu Rp50 juta,” ujarnya.
Target PAD tersebut, kata Poly, setiap tahunnya selalu terpenuhi bahkan total capaiannya dapat melebihi dari target yang telah ditetapkan.
“Ini hampir tiap tahun terpenuhi terus. Bahkan bisa lebih, itu kalau ada yang beli hijauan (pakan ternak),” pungkasnya.
Laporan: Benny Laponangi






