Kendari, Radarsultra.co – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi ajang apresiasi Pemerintah Kota Kendari kepada seluruh ASN dan masyarakat Kota Kendari atas dukungan dan kerja sama dalam menyukseskan berbagai agenda internasional di Kota Kendari.
Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 digelar di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Rabu (20/5/2026), dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut diikuti seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Kendari yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan UCLG ASPAC di Kota Kendari. Menurutnya, keberhasilan tersebut membawa nama Kota Kendari dan Indonesia semakin dikenal di dunia internasional.

“Saya bangga, saya bangga, saya bangga. Terima kasih, terima kasih, terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Kendari atas kerja sama dan dukungannya sehingga Kota Kendari mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam perhelatan UCLG ASPAC,” ujar Siska Karina Imran, Rabu (20/5/2026).
Wali Kota juga mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut membuat Pemerintah Kota Kendari mendapatkan pengakuan dari berbagai negara luar. Bahkan, Pemerintah Kota Kendari menerima undangan dari Pemerintah Maroko untuk mengikuti forum pemerintah kota sedunia yang akan digelar pada 25 Juni 2026 mendatang.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Kendari juga membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118.
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum refleksi atas lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 yang menjadi tonggak kesadaran nasional bangsa Indonesia.
“Tepat pada hari ini, 20 Mei 2026, kita kembali merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908. Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa,” demikian kutipan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI.

Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” disebut menjadi pengingat pentingnya menjaga generasi muda sebagai pondasi utama bangsa di tengah tantangan transformasi digital dan perkembangan zaman.
Pemerintah juga menekankan pentingnya kemandirian bangsa melalui berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan pendidikan, layanan kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih.
Selain itu, pemerintah turut memperkuat perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Di akhir sambutan, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalakan semangat kebangkitan nasional melalui penguatan solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, dan pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama.
“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” tutup sambutan tersebut.***






