
Kendari, Radarsultra.co – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman dijadwalkan melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lapangan Torada, depan Kantor KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, Kecamatan Puuwatu.
Pelaksanaan salat bersama kepala daerah tersebut menjadi salah satu pusat perhatian dalam persiapan Hari Raya Iduladha di Kendari. Pemerintah Kota Kendari melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) telah menyiapkan total 115 titik lokasi Salat Iduladha yang tersebar di berbagai wilayah kota.
Hal itu disampaikan dalam rapat PHBI yang berlangsung di Aula Samaturu. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Kendari, Sapri, memastikan kesiapan panitia dalam menyambut pelaksanaan Iduladha tahun ini.
“Jumlah lokasi Salat Iduladha sebanyak 115 titik dan nanti akan kami share. PHBI sudah siap dan insyaallah pelaksanaannya dapat berjalan tertib, aman, dan terkendali,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurut Sapri, Lapangan Torada dipilih sebagai lokasi utama pelaksanaan salat yang akan dihadiri Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
“Bagi masyarakat yang ingin bergabung silakan, pelaksanaannya sesuai anjuran pemerintah,” katanya.
Selain persiapan salat Iduladha, PHBI juga masih membahas pelaksanaan takbir keliling. Keputusan akhir terkait kegiatan tersebut disebut masih menunggu arahan Wali Kota Kendari dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di sisi lain, bantuan hewan kurban dari Presiden RI tahun ini direncanakan disalurkan di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli. Penyaluran masih dikoordinasikan bersama Dinas Pertanian Kota Kendari terkait teknis pelaksanaan.
Sapri mengungkapkan bantuan tersebut berupa sapi jenis Limousin dengan bobot mencapai sekitar 900 kilogram.
“Informasinya bobotnya sekitar 900 kilo. Penyalurannya nanti di wilayah yang banyak masyarakat membutuhkan sesuai data yang telah dikirimkan ke Presiden,” jelasnya.
PHBI juga menggandeng Kementerian Agama, Baznas, dan MUI dalam menyusun tema khotbah Iduladha agar pesan yang disampaikan kepada masyarakat memiliki keseragaman.
“Nanti kami ada kolaborasi dari Depag, Kesra, Baznas, dan MUI untuk menentukan tema khotbah seragamnya. Namun itu sifatnya hanya imbauan dan tidak wajib,” pungkasnya.***






