Kendari, Radarsultra.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sultra, Kombes Pol. Winarto resmi menutup Latihan Dasar Kepolisian (LDK) Polda Sultra 2018.
60 mahasiswa peserta didik LDK Polda Sultra yang disebut Mahasiswa Bhayangkara (Mahabhara) tersebut siap melaksanakan tugas di wilayah kampus masing-masing.
Para mahasiswa tersebut berasal dari 3 (Tiga) universitas di Sultra yakni Universitas Halu Oleo (UHO) sebanyak 21 personil, Universitas Muhamadiah Kendari (UMK) sebanyak 20 personil dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Alaudin Kendari 19 personil.
Dengan ditutupnya LDK 2018, Para Mahabhara secara resmi dinyatakan menjadi bagian dari Polda Sultra dimana para mahasiswa tersebut akan menjadi kepanjangan tangan dari pihak kepolisian yang akan melaksanakan tugas-tugas kepolisian seperti pengamanan di kampusnya masing-masing.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra, Brig Jend Pol. Iriyanto. SIK yang ditemui langsung di lokasi penutupan LDK, lapangan apel Polda Sultra mengatakan, Mahabhara adalah salah satu terobosan Polda Sultra yang bertujuan untuk membangun kemitraan dengan Universitas-universitas di Sultra.
“Ini adalah salah satu terobosan mengajak peran serta kalangan mahasiswa untuk bisa mengamankan dirinya sendiri dan lingkungannya yaitu lingkungan perguruan tinggi,” kata Kapolda Sultra, Senin, (22/10/18).
LDK Mahabhara dilaksanakan selama 1 (Satu) minggu di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sultra, sejak 16 Oktober hingga 22 Oktober 2018.
Selama pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepolisian ini para mahasiswa dibekali dengan 5 (Lima) fungsi kepolisian diantaranya fungsi lantas, sabhara, binmas, reserse, dan fungsi intel sebagai upaya menanamkan jiwa kepolisian untuk membantu kepolisian membangun dan mengembangkan kemitraan serta komunikasi yang efektif dan intensif dalam mewujudkan situasi keamanan di kampus maupun di tengah-tengah masyarakat nantinya.






