Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menghadirkan program mudik gratis tahun 2026 sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi lonjakan mobilitas saat arus mudik Lebaran.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Program ini gratis, tidak ada pungutan. Berlaku untuk berangkat dan kembali. Jangan sampai ada laporan masyarakat tidak terakomodir saat arus balik,” tegasnya.
Program mudik gratis tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Gubernur juga mengingatkan para pemudik untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta menjaga ketertiban agar proses mudik berjalan lancar.
“Mudik harus dijalani dengan aman dan gembira. Jangan berdesak-desakan, dan saling membantu antar sesama,” katanya.
Menurutnya, program mudik gratis bukan hanya sekadar layanan transportasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Ini adalah bentuk nyata pelayanan pemerintah yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara, Muh. Rajulan, menjelaskan bahwa program mudik gratis bertujuan membantu masyarakat menghadapi meningkatnya mobilitas sekaligus mengurangi beban biaya perjalanan.
“Program ini membantu masyarakat agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Pada tahun 2026, program mudik gratis di Sulawesi Tenggara melayani sekitar 13.750 pemudik dengan dukungan 1.030 unit kendaraan, termasuk angkutan sepeda motor. Layanan tersebut mencakup berbagai rute darat dan laut yang menghubungkan sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara.
Rajulan mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka. Banyak warga merasa terbantu karena dapat menghemat biaya perjalanan.
“Program ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Banyak yang merasa terbantu karena bisa mudik dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap program mudik gratis dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Di akhir kegiatan, Gubernur Sulawesi Tenggara juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.






