Kendari, Radarsultra.co.id – Pembangunan industri nikel PT VDNI ( virtue dragon nickel industri ) di kabupaten konawe kecamatan morosi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultr) merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas hidup, salah satu tujuan dari pembangunan industri nikel tersebut di antaranya untuk memperluas lapangan pekerjaan, menunjang pemerataan pembangunan, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Keberadaan industri di suatu daerah dalam skala industri besar maupun skala industri kecil akan memberi pengaruh dan impact yang membawa perubahan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya. tentunya akan menyebabkan perubahan yang amat berarti dalam struktur perekonomian masyarakat. Dalam bidang sosial, diperkirakan industrialisasi akan menyebabkan terjadi struktur sosial di mana sebagian besar dari anggota masyarakat akan menggantungkan mata pencahariannya pada sektor industri tersebut .
Akan tetapi hal ini berbanding terbalik apa yang terjadi di PT VDNI di kecamatan morosi itu, kehadiran dan keberadaan perusahaan tersebut hanyalah menimbulkan beberapa polemik yang terjadi seperti dampak lingkungan dan dampak sosial yang semakin meningkat, walaupun secara regulasi dalam penanganan AMDAL sudah di peroleh perusahaan tersebut, akan tetapi belum berdampak positif terhadap apa yang di rasakan oleh masyarakat secara langsung. Terbukti beberapa kelompok masyarakat yang masih resah dengan beberapa keluhan mereka masing-masing terhadap kondisi di lingkungan sekitar areal perusahaan tersebut.
Belum lagi dampak sosial yang semakin meningkat, baru2 ini salah satu karyawan dari perusahaan itu sendiri menjadi korban pengeroyokan dari beberapa oknum yang tak di kenal yang sampai sekarang pelakunya belum di temukan artinya keselamatan kerja dari keamanan perusahaan belum di tingkatkan secara maksimal sesuai standar operasional perusahaan atau SOP.
ANAS FADIL, Mahasiswa pascasarjana UNHAS mengungkapkan kepada pihak pengelola perusahaan tambang nikel di kecamatan morosi kabupaten konawe secara umum masyarakat tambak empang yang ada di areal atau kawasan industri tersebut yang sebelumnya menggantungkan harapan terhadap lahan produktif mereka untuk di jadikan sebagai mata pencarian untuk bertahan hidup, kini di alihkan menjadi masyarakat mega industri. Tentu ini sangat mempunyai impact yang sangat besar terhadap masyarakat dengan kehidupan mereka. ANAS juga mengharapkan Pemerintah kabupaten konawe yang tupoksinya sebagai controling tentu peranannya harus mengavaluasi perkembangan dari industri tersebut karna ini menyangkut kepentingan rakyat
Masyarakat dari beberapa desa dari 2 kecamatan tersebut, kecamatan kapoiala dan kecamatan bondoala itu mengharapkan kompensasi sementara dari perusahaan nickel tersebut , sebelum di terbitkan perda yang tentang CSR (coorporate social reponcibility) atau dana sosial yang wajib di keluarkan oleh perusahaan . kemudian ANAS juga mengharapkan kepada PT VDNI (virtue dragon nickel industri ) dapat berkonstribusi potitif terhadap masyarakat. ANAS mengungkapkan tidak semua masyarakat yang berada di areal atau kawasan industri tersebut itu mempuyai pendidikan yang tinggi, kemudian klasifikasi dari umur mereka itu sudah banyak yang lanjut usia. Tentu perusahaan mempunyai aturan yang menjadi syarat dalam menyerap tenaga kerja tentu klasifiikasi itu tentu hal ini tidak sesuai dengan eskpektasi perusahaan dari PT VDNI di kecamatan moros. anas mengharapkan juga kepada pengelola perusaan yang terbesar di asia tenggara itu harus memikiran konsep tentang masyarakat mega industri , karna masyarakat yang tidak terserap dalam perusahaan untuk bekerja itu di harapkan bisa di realokasi untuk tetap bertahan hidup. Dan perusahaan secepatnya harus mempublikasikan untuk menentukan areal dan titik kawasan mega industri tersebut. (C)






