Kendari, Radarsultra.co.id – Nama Baik Kepolisian kembali tercoreng akibat ulah perselingkuhan seorang perwira polisi berpangkat Ajung Komisaris Polisi (AKP) yang merupakan seorang kepala satuan (Kasat) lantas Polres Muaro Jambi bersama salah seorang Ibu Bhayangkari Polda Sultra.
Perselingkuhan tersebut terkuak pada hari Senin (24/07/17) lalu oleh Bidpropam Polda Sultra pada pukul 15:30 WITA di salah satu hotel di Kota Kendari.
Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto saat ditemui di ruangannya, Rabu (26/07/17) membenarkan hal tersebut, dikatakannya bahwa pada hari Senin lalu pihak Propam Polda Sultra telah mengamankan oknum polisi kasat lantas Polres Muaro Jambi Polda Jambi.
“Saya hanya mau membenarkan saja bahwa kemarin itu ada diamankan oknum kasat lantas polres Muaro Jambi,” ungkap AKBP Sunarto, Rabu (26/07/17).
Kendati telah diamankan, AKBP Sunarto mengakui belum mengetahui secara pasti mengenai laporan penangkapan tersebut, “Sampai sekarang saya belum dapat laporannya,” singkatnya.
Menurut informasi yang telah dihimpun oleh Radarsultra.co.id, Oknum perwira polisi tersebut diketahui berinisial AKP HLM Se dengan NRP 75010127 Jabatan Kasat Lantas di Polres Muaro Jambi Polda Jambi. Sedangkangan selingkuhannya yakni seorang ibu anggota Bhayangkari Polda Sultra berinisial PWA, istri dari Bripka Sutrisno Wijayanto dengan jabatan Ba Sat PJR Dit Lantas Polda Sultra.
Informasi perselingkuhan tersebut sudah berlangsung selama lima bulan sekitar bulan Maret 2017 yang lalu, dimana Kabid Propam Polda Sultra AKBP Agoeng Adi Korniawan menerima informasi dari masyarakat tentang adanya perselingkuhan anggota Polri Polda Jambi dengan seorang Ibu Bhayangkari Polda Sultra.
Sejak saat itulah pihak Propam Polda Sultra mulai melakukan pengintaian terhadap aktifitas oknum kasat lantas tersebut di Sultra, hingga akhirnya pada hari senin tanggal 24 Juli 2017 lalu dilakukanlah penggerebekan yang terjadi di salah satu hotel di Kendari dan didapati pasangan selingkuh tersebut tengah asyik bercumbu di atas sofa kamar hotel, saat digerebek keduanya hanya mengenakan handuk tanpa menggunakan celana.
Setelah dilakukan penggerebekan kedua pasangan tersebut langsung digelandang ke Polda Sultra bersama barang bukti sebuah sprei dan dua buah handuk serta ponsel milik kedua pelaku, dan polisi juga melakukan visum terhadap keduanya di RS polda sultra. (B)






